logo


Atlet Wanita Dipulangkan Karena Diduga Tidak Perawan, Gubernur Jatim: Sangat Diskriminatif

berikut penjelasannya

30 November 2019 09:46 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jatim mendesak pemanggilan pelatih Shalfa Avrila Siani (17). Pemanggilan tersebut dilakukan usai berkoordinasi dengan KONI Jatim.

Seperti diketahui, Shalfa sendiri merupakan atlet senam artistik SEA Games 2019 yang dipulangkan dari Pusdiklat Persani di Gresik lantaran diisukan sudah tidak perawan lagi.

Hal tersebut disampaikan Khofifah di sela-sela Muskerwil PWNU Jatim ke-1 yang di gelar di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.


Atlet SEA Games Disuguhkan Daging Babi, Hanifan: Saya Yakin Tak Akan Dosa, Posisi Kita Kan...

"Jika terbukti benar bahwa S dikeluarkan dari pusat latihan SEA games 2019 karena dianggap tidak perawan, maka saya serahkan (persoalan) ini kepada cabor (cabang olahraga) terkait," ujar Khofifah, Jumat (29/11) malam.

Gubernur Jatim tersebut juga mengaku kecewa dan menyesalkan tuduhan kepada atlet perempuan tersebut. Lebih lanjut, ia menilai bahwa tuduhan itu sangat diskriminatif dan akan berpengaruh pada kondisi mental atlet yang bersangkutan.

"Jika benar adanya, saya sangat kecewa mengingat tuduhan itu mengenai pribadi seseorang. Apalagi ini ditujukan terhadap kaum perempuan, bahkan seorang atlet. Tentu tuduhan ini sangat diskriminatif, dan menumpulkan semangatnya dalam berprestasi," pungkas Khofifah.

Waketum DPP PPP: Lebih dari 1 Juta Guru Berada di Bawah Tingkat Sejahtera

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia