logo


Kejahatan Siber Mengincarmu! Ternyata Bukan Cuma Pin Harus Dirahasiakan

Berikut ulasannya

29 November 2019 13:17 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewasa ini transaksi elektronik merupakan hal yang akrab dengan keseharian. Metode pembayaran ini sangat memudahkan untuk kelancaran transaksi. Namun dibalik kemudahannya kita perlu waspada dengan kejahatan siber yang mungkin menimpa.

Kementerian Komunikasi dan Telematika (Kominfo) mengimbau masyarakat untuk waspada dalam menjaga kerahasian data pribadi karena itu adalah pintu masuk kejahatan siber.

Dalam keterangan tertulisnya Kominfo berharap masyarakat beberapa data pribadi yang harus dirahasiakan.


Sony Segera Bikin Sensor Kamera Smartphone Sekelas DSLR

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M. Ramli memaparkan beberapa data pribadi yang harus dirahasiakan diantaranya Pin ATM, OTP (one time password), CVV (tiga kode khusus di belakang kartu kredit), dan juga nama ibu kandung.

Ramli juga mengungkapkan ada pergeseran modus penipuan yang harus diwaspadai masyarakat mulai dari undian berhadiah sampai penipuan melalui aplikasi WhatsApp.

Signify Dukung SNI untuk Keamanan dan Keselamatan Lampu Tabung LED

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Aurora Denata