logo


Soal Usulan Presiden Dipilih MPR, PKS: Akan Hadir Presiden yang Tidak Kuat

Simak berita selengkapnya

29 November 2019 09:42 WIB

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fraksi PKB berusaha agar semua fraksid di MPR setuju dengan usulan PBNU terkait presiden kembali dipilih MPR. Hal tersebut mendapat penolakan dari PKS.

"Di alam demokrasi bebas berpendapat kalau saya ya monggo saja tapi kami menolak," kata Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera seperti dilansir dari Detikcom, Jumat (29/11).

Menurutnya, jika presiden dipilih oleh MPR maka presiden tidak akan memiliki kekuatan otoritas yang kuat. Mardani menyebut hal itu dikarenakan presiden sangat tergantung partai.


Dukung Wacana Penghapusan UN, Mantan Wagub Jabar: Tapi Apa Nanti Gantinya?

"Kalau saya gini Pilpres melalui MPR itu bermakna akan hadir presiden yang tidak kuat secara otoritas karena rezim siapa yang mengangkat, mereka juga yang bisa menurunkan. Kalau demikian maka akan ada eksekutif yang lemah karena sangat tergantung kepada partai di MPR, DPR, dan DPD," ujarnya.

Mardani menyebut pemilihan langsung dari rakyat membuat presiden memiliki kekuatan otoritas yang kuat. Sehingga presiden tidak mudah diturunkan oleh MPR.

"Kalau pemilihan langsung sangat kuat karena mandat dari rakyat, tidak diangkat oleh MPR karena MPR tidak bisa mengangkat dan memberhentikan pemakzulan itu susah sekarang," tuturnya.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi PKB, Jazilul Fawaid, sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan memikirkan cara agar semua fraksi di MPR setuju dengan usulan PBNU terkait pemilihan presiden dikembalikan ke MPR.

"Ya tentu Fraksi PKB akan menerima itu sebagai masukan, nasihat, sekaligus kami akan berpikir, apakah nanti ide atau arahan dari PBNU akan diterima dari semua fraksi yang ada," kata Jazilul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11).

PBNU Usulkan Presiden Kembali Dipilih oleh MPR, Politisi Golkar Bilang Begini

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×