logo


Blangko E-KTP Kosong, Ketua Badan Akuntabilitas Publik DPD RI: Sudah Berjalan Sekitar Hampir 8 Tahun

berikut penjelasannya

27 November 2019 17:40 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI menyoroti kekosongan blangko E-KTP yang terjadi di banyak daerah di Indonesia.

Ketua BAP DPD RI, Sylviana Murni, menyebut permasalahan blangko kosong ini bukanlah hal yang baru di Indonesia, sebab sudah terjadi dari awal E-KTP diterbitkan sekitar tahun 2012.

“Permasalahan tersebut hingga kini sudah berjalan sekitar hampir 8 Tahun dan belum juga bisa diselesaikan. Akibat kekosongan blangko ini, masyarakat diberikan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara KTP,” ujar Sylvia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11).


Banyak Instansi Negara Tak Jalankan Rekomendasi Ombudsman, Mahfud Md: Saya Jadi Sedih

Sylviana mengatakan Suket selain masa berlakunya hanya 6 bulan, bahkan Suket hanya berupa selembar kertas yang mudah rusak.

“Hal ini dirasa kurang praktis dan masyarakat tidak nyaman membawanya,” tuturnya.

Senator asal DKI Jakarta itu berharap Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dapat segera memberikan solusi terhadap permasalahan blangko E-KTP ini. Dalam proses kegiatan permasalahan ini dapat dikatakan merupakan permasalahan elementer yang sangat mendasar.

“Tentunya bagi penyelenggaraan program E-KTP yang efektif, efisien, dan memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat,” tuturnya.

Senator dari DKI Jakarta ini juga menyoroti langkah Kemendagri yang meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak KTP, akta kelahiran, akta kematian, KK, dan lain-lain.

Menurutnya BAP DPD RI memberikan apresiasi terhadap terobosan yang telah dilakukan oleh Kemendagri tersebut. Namun permasalahan yang muncul di daerah dan masyarakat yang disampaikan kepada DPD RI adalah keluhan masyarakat terhadap langkanya blangko E-KTP.

“Pertanyaan bagaimana mesin ADM ini dapat berfungsi sesuai dengan tujuannya jika blangko E-KTP-nya saja belum tersedia? Apakah mesin ADM ini menjadi jawaban dari kelangkaan balangko E-KTP? Dengan kata lain apakah mesin ADM ini dapat mencetak E-KTP tanpa memerlukan blangko seperti pengurusan E-KTP saat ini,” pungkasnya.

KPK Curhat ke DPR: Kami Dimarahi Melulu, tapi Tak Pernah Dibantu

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia