logo


Analisa Perbandingan Negara dengan Tingkat Kecerdasan Paling Tinggi dan Paling Rendah! Indonesia Termasuk Tidak Ya?

Simak ulasannya

27 November 2019 17:14 WIB

japan student
japan student
dibaca 3353 x

Halo sobat Jitu..

Apa yang membekali kalian ketika kalian menjalani hidup yang super rumit, atau melawan berbagai masalah dalam kehidupan. Tentu saja sobat, pastinya kalian membawa bekal ilmu untuk menghadapi masalah dan situasi.

Ilmu yang baik dan benar akan membuat kamu dan negara tempat tinggal kamu menjadi layak diperhitungkan dan tentu saja kamu dicap "hebat" bagi masyarakat dan orang lain.


Kemenag Terima Penghargaan 'Predikat Kepatuhan Tinggi' Dari Ombudsman

Namun apakah rugi jika kita mengabaikan ilmu? Tentu saja rugi sekali Sobat Jitu.

Bekal ilmulah yang akan membuat masa depanmu menjadi sangat cerah, dan berguna bagi bangsamu.

Mungkin kamu bisa santai sejenak namun jika kamu tidak mempelajari ilmu dan edukasi selama hidupmu maka seumur hidup kamu tidak akan pernah bisa menjalani hidupmu dengan baik, dan tentu saja kamu tidak akan pernah bisa bersaing dengan dan membuat negara kamu menjadi negara maju.

Yuk simak 3 negara yang memiliki tingkat kecerdasan paling tinggi di dunia dan paling bodoh di dunia.

-Paling Pintar-

 

1. Korea Selatan

Negara yang sekarang menjadi pertumbuhan teknologi paling cepat di dunia dan negara yang memiliki Wi-fi terkencang untuk bandwitch (dipakai bersama) di dunia ini sistem edukasinya sangat baik.

Tentunya dengan daya saing ekonomi, brand dan teknologi yang penuh persaingan ini menjadikannya mutu pendidikan sebagai yang utama dibanding yang lain.

Menurut MBCTimes Itu sebabnya Korea Selatan sempat meraih urutan pertama di tahun 2015-2016 sebagai sistem pendidikan paling baik di dunia. Ia mengalahkan China, Singapura, Jepang dan Finlandia.

Salah satu yang menyebabkan Korea Selatan selalu menjadi peringkat tertinggi bersaing dengan negara lainnya yaitu, budaya mereka membuat tekanan datang dari siswa lainnya. Budaya yang selalu ingin berprestasi menonjol bahkan terlihat sejak pendidikan usia dini. Sehingga saat tertekan dalam pendidikan sudah menjadi kebiasaan bagi mereka.

Budaya mereka menekankan bahwa asalkan siswa bekerja keras dan rajin, mereka akan menjadi pandai, dan tak ada alasan untuk gagal.

2. Singapura

Singapura selalu menjadi urutan nomor 1 dalam IQ, dan rata - rata masyarakat disana mempunyai kecerdasan yang sangat tinggi yaitu sekitar 108 mengalahkan China, Hongkong, Jepang, Amerika, Swiss dan Finlandia yang digadang-gadang memiliki sistem pendidikan yang paling terbaik di dunia.

Negara yang memiliki jumlah Populasi penduduk sekitar 5,804,337 ini memang memiliki jumlah populasi masyarakat yang kecil dibandingkan negara besar yang lain. Tapi jangan salah, Negara Singapura berkembang sangat cepat layaknya kilat. Dari menjadi pulau kecil tanpa sumber daya alam, bahkan pemimpin pertama Singapura Lee Kuan Yew berhasil mengubah negaranya menjadi penduduk terpintar di dunia.

Namun apa yang membuat Singapura menjadi masyarakat terpintar di dunia?

Pada dasarnya pendidikan di Singapura tidak jauh berbeda dengan Negara kita Indonesia, yang mengharuskan belajar di sekolah 6-8 jam di sekolah, persaingannya pun sangat tinggi dan belajar dengan mati-matian hingga sukses.

Hal ini kerap berbeda dengan style belajar ala Finlandia yang menduduki peringkat ke #7 di dunia belajar gaya santai sekitar 4-5 jam setiap harinya dan lebih mementingkan kualitas dibanding kuantitas.

Namun memang sejak kecil Negara Singapura memang sudah menjadi budaya yang sangat kuat dalam pendidikan dan hampir semua masyarakatnya memiliki IQ tertinggi di dunia. Hal ini menjadikannya rekor pada Website Businessinsider.sg, di Tahun 2015 Singapura menduduki peringkat pertama dalam segi matematika, membaca dan sains mengalahkan negara-negara besar lainnya hingga sekarang.

Dilansir dari straitstimes.com, Menteri Pendidikan Singapura Ong Ye Kung pada bulan September (28/9/2018) menyampaikan, "Belajar bukan berkompetisi" dan berencana melakukan serangkaian perubahan bertujuan untuk mengurangi kompetisi nilai antar siswa dan lebih mendorong siswa berkonsentrasi pada pengembangan pembelajaran dan diri mereka sendiri.

Walaupun Pendidikannya sudah beradaptasi dan lebih menekankan peran Softskill, tetapi tentu saja paradigma Kompetitif akan selalu ada dan itulah kehebatan Singapura sehingga sampai sekarang masih menjadi negara dengan IQ tertinggi sampai sekarang.


3. Jepang

Jepang yang dijuluki Negeri Sakura ini menduduki peringkat pertama setelah mengalahkan saingannya yang sangat berat yaitu Negara Singapura, Korea Selatan, China, Hongkong, Swiss, Finlandia, Kanada dan Rusia dalam Mutu meraih penghargaan Noble, Pendidikan dan IQ jika digabungkan.

Dalam Indeks IQ Jepang masih kalah dengan Singapura (1), China (5) , dan Korea Selatan (3) tetapi mengapa Jepang menjadi Nomor 1 yang rata-rata IQ di Jepang sekitar 105.

Dilansir dari Netz.ID, Jepang sangat mengutamakan Etika dibanding nilai raport. Loh bukannya raport itu penting? Jadi begini Sobat Jitu, ada pendidikan masa kecil di Jepang sangat ditanamkan dengan menghargai sesama makhluk hidup, memiliki empati dan kasih sayang juga Jepang percaya bahwa tiga tahun pertama pendidikan dasar anak bukan untuk mendapatkan nilai tertinggi di rapor, melainkan belajar dan memahami etika.

Sekolah di Jepang juga tidak mempekerjakan cleaning service, loh apa hubungannya dengan pendidikan? Di Jepang dididik agar tidak manja dan selalu bekerja sama di sekolah. Tak hanya itu, dengan membersihkan sekolahnya sendiri, anak-anak Jepang akan lebih menghargai hasil kerjanya dengan cara tidak buang sampah sembarangan, tidak meludah sembarangan atau tidak coret-coret semaunya.

Makanya tidak ada sampah berserakan atau toilet kotor di Jepang.

Di Jepang tahun ajaran baru sekolah dimulai pada 1 April.. loh kenapa begitu? Pada tanggal 1 April adalah tanggal dimana bunga sakura berguguran dan dipercaya membawa hawa yang hangat juga sangat indah, tujuannya yaitu kepada murid agar bisa tenang, fokus dan juga disiplin yang tinggi.

Anak sekolah di Jepang akan mendapatkan enam minggu libur saat musim panas, lalu dua minggu libur di musim dingin dan dua minggu libur saat musim semi.

Dilansir dari website vouchercloud seorang mahasiswa pascasarjana di jepang bisa menyelesaikan soal matematika yang tidak bisa dipecahkan selama 2.000 tahun.

Jepang juga banyak meraih penghargaan Noble sebanyak 26 kali menduduki peringkat ke 6 namun masih kalah jauh dengan Amerika Serikat yang meraih Noble sebanyak 368 kali, akan tetapi Indeks IQ orang Amerika Serikat masih kalah oleh negara-negara Asia timur, IQ Amerika Serikat rata-rata sebesar 98 dan berada di urutan ke 23.

Namun IQ di Jepang masih kalah tipis dengan Singapura yang menduduki nomor 1 namun mengapa menjadi Negara Jepang menjadi yang terbaik? Singapura boleh saja menduduki peringkat pertama, namun ia menduduki posisi terakhir dalam penghargaan Noble dan berada diurutan #73.

Jawabannya adalah karena Negara Jepang seperti yang disebutkan diatas mereka selain sangat disiplin, dan memiliki rasa empati yang tinggi , Jepang juga selalu menemukan terobosan ilmu-ilmu dan penemuan baru yang canggih, kreatif, idealis dan juga unik.

Alasan lain ialah mereka juga mengembangkan sistem etika yang terbaik sejak dini dan juga menerapkan keseimbangan dalam mutu pendidikan mereka seperti menguatkan dan sangat memaknai Budaya tradisional mereka.


-Paling Rendah-

1. Mozambik

Mozambik berada di urutan ke 5 dari situs worldpopulationreview.com dari yang terbawah dan memiliki IQ yang sama dan bergantian posisi yaitu sebesar 64 bersamaan dengan Kamerun, Saint lucia dan Gabon. Sementara dari situs worlddata.info, Ranking IQ negara Mozambik berada diperingkat ke 101 dari 112 Negara.

Negara ini masih menderita dalam aspek seperti harapan hidup dan kualitas hidup, karena korupsi endemik dan efek berkelanjutan merusak Perang Sipil Mozambik, yang berlangsung selama 15 tahun (1977-1992).

Untuk mengejar pendidikan saja jaraknya sangat jauh.

Jumlah anak-anak yang tidak bersekolah lalu orang dewasa yang juga tidak berpendidikan membuat rata-rata IQ negara ini hanya 64.

2. Equatorial Guinea

Dari situs worldpopulationreview.com, monkeyinsider.com, worldata.com, new-iq-test.com. Equatorial guinea menduduki posisi paling bawah dalam tingkat IQ yang hanya bekisar sekitar 59 saja.

Negara ini telah terancam karena catatan hak asasi manusianya dan kurang dari satu persen dari anggaran negara yang dihabiskan untuk pendidikan. Bisa dibayangkan betapa buruknya sistem pendidikan di sana yang sama sekali tidak diperhatikan dari pemimpinnya.

Negara yang mengekspor kokoa, minyak kelapa sawit , pisang dan kopi ini memiliki catatan sangat buruk sehingga mutu pendidikannya sangatlah rendah disebabkan oleh Korupsi besar - besaran dari sang pemimpin Negara yaitu Teodoro Obiang Nguema Mbasogo yang juga sebagai pengekspor minyak, sehingga uang yang diekspor dan masyarakat tidak tahu kemana uang tersebut mengalir sampai 3 Dekade terakhir.

Menurut Forbes ia memiliki kekayaan hingga $600 juta mengalahkan Presiden Amerika Serikat terdahulu yaitu Barrack Obama yang memiliki kekayaan sekitar $40 juta, tidak hanya itu sang pemimpin Equatorial guinea juga sempat menganggap dirinya Tuhan.

Yak itu saja hasil analisa dari saya, tentang Negara tercinta kita Indonesia berada di urutan ke #79 di Dunia versi worldpopulationreview.com tahun 2019. masih tertinggal 31 poin dari Negara tetangga kita Malaysia yang memiliki rata-rata IQ sebesar 92.

Posisi diatas Indonesia ada Bolivia dan Iraq dan dibawah kita ada Guyana, Azerbajian dan Filipina.

Mari kita naikan mutu pendidikan kita dan jangan sampai tertinggal dengan negara yang lain.

Tetap semangat Indonesiaku dan semangat terus Sobat Jitu..

 

 

Ditulis oleh: Aditya Irfan Ramadhan

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Jakarta Resmi Menjadi Tuan Rumah Mobile Legends World Championship 2020 (M2)

Halaman: 
Admin : Trisna Susilowati