logo


Jokowi Beri Grasi Annas Maamun, Wakil Ketua KPK: Kami Kaget

berikut penjelasannya

27 November 2019 16:40 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi kepada Annas Maamun, terpidana kasus korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau.

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat penjelasan dari pemerintah terkait pemberian grasi kepada Mantan Gubernur Riau tersebut.

“Kami sudah mendapat surat dari kemenkumham bahwa ada grasi untuk meminta KPK melaksanakan keputusan grasi tersebut. Pasti akan dilaksanakan oleh KPK. Tetapi pada saat yang sama kami belum mendapat informasi apa alasan dari pemerintah menetapkan pak Annas untuk diberikan grasi,” ujar Laode di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (27/11).


Jokowi Beri Grasi ke Annas Maamun, KPK Mengaku Kaget

Dalam hal ini, Laode juga mengaku kaget dengan pemberian grasi tersebut, pasalnya KPK saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus Annas.

“Terus terang kasus yang dihadapi Pak Annas, sebagian masih dalam penyelidikan KPK seperti korporasi yang memanfaatkan itu, seperti duta palma sedang dalam proses. Jadi kami kaget juga,” ungkapnya.

Kendati demikian, KPK tidak mempunyai wewenang apabila pemberian grasi dari presiden itu didasari atas kesehatan Annas Maamun.

“Itu presiden bisa mempertimbangkan karna dia sudah tua, sakit. Itu diluar kewenangan KPK, itu kewenangan presiden. Tapi kami berharap kalau beliau sudah di luar agar kooperatif untuk menindaklanjuti kasus yang berkaitan dengan dirinya, itu aja,” pungkasnya.

KPK Curhat ke DPR: Kami Dimarahi Melulu, tapi Tak Pernah Dibantu

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia