logo


DPR Minta Satukan Suara dalam Penanganan Radikalisme

Simak berita selengkapnya

23 November 2019 20:07 WIB

Jokowi
Jokowi Twitter @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, beranggapan pemerintah kurang berhati-hati dalam penanganan kebijakan anti radikalisme. Masing-masig mempunyai penafsian yang berbeda terkait radikalisme. Mendagri, Menkopolhukam, Menag, maupun Polri turut berbicara tentang radikalisme.

"Kami harap pemerintah itu satukan suara dulu yang dimaksud dengan radikalisme itu apa. Sehingga itu menimbulkan kebingungan masyarakat seolah-olah negara ini sedang betul-betul situasi kacau gitu kan kok semua jadi bicara radikalisme padahal tidak jelas," kata Sukamta di Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2019).

Sukamta meminta pemerintah menyamakan persepsi tentang radikalisme sehingga dapat diambil metodologi penanganan radikalisme, pendekatan apa yang diambil.


Siswa Tusuk Gurunya Gara-gara Cinta, Anggota DPR: Menyedihkan

"Kalau ini tidak ada transparansi metodologi penanganan, dan yang ada hanyalah omong-omongan serampangan dari para pejabat publik ini nanti akan menimbulkan masalah baru," kata Sukamta.

"Nanti ada orang itu mudah sekali dituduh diberi label apalagi kalau yang diberikan contoh oleh pejabat itu adalah tampilan-tampilan fisik misalnya celana cingkrang," pungkasnya.

Minim Terobosan, Anggota DPR Minta BNN Dibubarkan, Warganet: Apakah Terobosan yang Dilakukan DPR RI?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati