logo


Rayakan Hari Ikan Nasional ke-6, KKP Gelar Makan Ikan Bersama Ribuan Pelajar dan Pegawai

Hal ini dilakukan untuk memberantas stunting yang saat ini menjadi prioritas Presiden Joko Widodo.

22 November 2019 19:26 WIB

Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional Ke-6, KKP menggelar acara makan ikan gratis bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, di Area Parkir Gedung Mina Bahari III, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (21/11).
Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional Ke-6, KKP menggelar acara makan ikan gratis bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, di Area Parkir Gedung Mina Bahari III, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (21/11). ist

Ikan sebagai sumber bahan pangan yang mengandung protein dan omega 3 diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan gizi ini, terutama untuk mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi untuk kecerdasan masyarakat.

Rata-rata konsumsi ikan nasional terus meningkat selama lima tahun terakhir dari 38,14 kg/kapita pada tahun 2014 menjadi 50,69 kg/kap pada tahun 2018. Tahun ini, konsumsi ikan ditargetkan mencapai angka 54,49 kg/kapita. Angka ini diharapkan terus meningkat dalam lima tahun mendatang.

“Kita target di 2020 itu agak sedikit tinggi yaitu 56,39. Tapi saya yakin kita mampu mencapainya. Potensi kita luar biasa kalau semua kementerian bersama-sama turun tangan untuk memberantas stunting,” tutur Menteri Edhy.


KKP Terus Genjot Produksi Komoditas Marikultur di Riau

Guna mencapai target itu, ia memastikan bahwa KKP akan menyediakan produksi ikan tangkap yang cukup. Saat ini, potensi sumber daya ikan Indonesia mencapai angka 12,54 juta ton/tahun. Meskipun begitu, Menteri Edhy menjelaskan bahwa stok ikan yang boleh ditangkap dan diolah ialah sebesar 80% dari total potensi atau sekitar 10 juta ton/tahun.

“Nah, potensi ikan tangkap yang sudah kita manfaatkan saat ini baru 8 juta ton/tahun. Pemanfaatan ikan tangkap ini kita harapkan bisa ditingkatkan sampai angka 10 juta ton/tahun,” ucapnya.

Menteri Edhy optimis, pemanfaatan potensi sumber daya ikan Indonesia dapat ditingkatkan ke depannya. Sebagai langkah awal, ia akan memperbaiki kemudahan perizinan di sektor perikanan tangkap yang selama ini cukup mendapatkan banyak keluhan.

“Yang jelas, yang paling dekat bisa kita lakukan adalah mempermudah perizinan. Kemarin kita ditegur tentang perizinan yang belum optimal. Ini yang akan kita lakukan segera,” tegasnya.

Adapun, terhadap permintaan pelaku usaha perikanan tangkap untuk mendorong pemanfaatan produksi tangkap melalui peningkatan ukuran kapal dan penyediaan kapal kapal angkut, Menteri Edhy menyatakan akan mengkajinya terlebih dahulu.

“Ini harus kita kaji. Apakah benar dampaknya akan meningkatkan produksi ikan, devisa negara, PNBP, dan pajak? Ini yang harus kita kaji ulang. Kita harus hati-hati. Sangat hati-hati,” tuntasnya.

Kali Kelima, KKP Sabet Penghargaan Tertinggi HTCA 2019 dari BSN

Halaman: 
Penulis : Admin