logo


BKKBN Siapkan 10 Materi untuk Bahan Bimbingan Sertifikasi Pranikah

Simak ulasannya

22 November 2019 19:08 WIB

Forum Merdeka Barat 9: Perlukah Sertifiaksi perkawinan?
Forum Merdeka Barat 9: Perlukah Sertifiaksi perkawinan? jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usulan sertifikasi pernikahan yang digagas oleh kementerian Koordinator bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK) dan Kementerian Agama (Kemenag) menjadi ramai diperbincangkan dan menjadi pro-kontra di tengah masyarakat.

Selaku pihak yang diajak memformulasikan hal ini, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menganggap perlu adanya sertifikasi pra-nikah. Hasto mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berkonsentrasi pada urusan kesehatan reproduksi pada calon pengantin.

"Saya rasa penting di adannya penyuluhan pranikah dalam hal ini BKKBN memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi," ujar Hasto dalam acara Forum Merdeka Barat, di Jakarta (22/11).


Muhadjir Berharap Peserta Ekspedisi Bakti Pemuda PMK Jadi Kader Perubahan

Dia mengungkapkan bahwa lembaga yang dipimpinnya sudah menyiapkan materi terkait hal tersebut.

"Kami sudah menyiapkan 10 materi untuk bimbingan ini," ungkapnya.

Adapun semua materi yang sudah disiapkan oleh BKKBN meliputi:

1. Mengapa harus imunisasi pra nikah

2. Pentingnya konsumsi vitamin seperti asam folat, vitamin D sejak hamil

3. Merencanakan kehamilan yang sehat dan menghitung masa subur

4. Bagaimana pengaruh dan cara mengatasi mual muntah saat kehamilan awal

5. Mengenali tanda-tanda bayi sehat dalam kandungan

6. Mengenali tanda-tanda berbahaya selama kehamilan

7. Pengaruh stres terhadap kehamilan

8. Pengaruh polutan lingkungan terhadap kehamilan (rokok dll)

9. Teknik mencegah/ menunda kehamilan

10. Merawat 1.000 hari pertama kehidupan (asih asah asuh)

"Semua materi yang kami sampaikan nanti akan disajikan sangat sederhana jadi semua bisa paham," pungkasnya.

Forum Merdeka Barat: Perlukah Sertifikasi Pranikah?

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Trisna Susilowati