logo


Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, NasDem: Gak Perlu Diotak-Atik Lagi

Simak berita selengkapnya

22 November 2019 17:29 WIB

Presiden Jokowi - Wakil Presiden Ma\'ruf Amin
Presiden Jokowi - Wakil Presiden Ma'ruf Amin Doc Jitu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)  mewacanakan akan memperpajang masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode. Namun usulan tersebut menuai banyak komentar dari publik.

"Cukup dua periode dengan lima tahun per periode. Gak perlu diotak-atik lagi," ujar Ketua DPP NasDem, Achmad Effendy, seperti yang dilansir Tempo, Kamis (21/11/2019).

Menurut Effendy dua periode dalam satu periode lima tahun adalah pilihan yang sudah tepat. Hal tersebut tentunya sudah dengan berbagai pertimbangan. "Pilihan ini jalan tengah. Sekali lagi, tidak perlu diotak-atik lagi," tegas Effendy.


Jokowi Pilih Staf Presiden "Milenial", Fahri Hamzah: yang Dipilih Bukanlah Anak yang Bisa Ditiru...

Wakil Ketua MPR, Arsul Sani, mengatakan perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode masih dalam tahap wacana, bisa jadi ada usulan lagi. "Itu kan baru sebuah wacana ya. Ada juga wacana lain," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Arsul mengatakan perubahan masa jabatan presiden dilakukan harapannya program-program presiden bisa berjalan dengan optimal. Ia juga mejelaskan bahwa MPR saat ini masih menerima berbagai masukan sehingga wacana tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Soal Presiden 3 Periode, Moeldoko: Itu Baru Suara-suara dari Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati