logo


PA 212 Ahok-kan Sukmawati, PPP: Enggak Usah Pakai Mengancam

Berikut pernyataannya

22 November 2019 14:23 WIB

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani.
Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PA 212 mengaku khawatir muncul massa yang ingin memperlakukan Sukmawati Soekarnoputri seperti kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani, meminta PA 212 untuk tidak mengancam ingin meng-ahok-kan Sukmawati.

"Saya kira nggak usah pakai mengancam-ancamlah," kata Arsul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11).


Dugaan Penistaan Agama oleh Sukmawati, PA 212: Berakhir Tanpa Proses Hukum

Seperti diketahui, Sukmawati diduga membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden RI ke-1 Sukarno. Politikus PPP itu mengimbau semua pihak untuk mempercayakan hal itu kepada pihak kepolisian.

"Ya kita percayakanlah sama kepolisian. Itu nanti, kalau polisinya nggak jalan sama sekali, setelah katakanlah setahun, dua tahun, baru kemudian kita pikirkan langkah yang lain," jelas Arsul.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketum PA 212, Slamet Maarif, mengaku khawatir jika kasus Sukmawati tidak diproses secara hukum, nantinya akan terjadi gelombang massa yang menuntut kasus tersebut seperti yang pernah terjadi pada Eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang biasa dipanggil Ahok.

"Oleh karenanya saya yakin pihak kepolisian akan profesional dan akan memproses hukum saudara Sukmawati karena memang nggak cuma sekali, ini udah berkali-kali menyakiti hati umat Islam. Oleh karenanya saya mengingatkan kepada siapapun terutama pihak kepolisian yang berwenang untuk segera memproses," kata Slamet Maarif di DPP FPI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

"Kami khawatir kalau ini dibiarkan justru menjadi gelombang umat kembali. Jangan salahkan kalau kemudian kasus kemudian kasus Sukmawati menjadi kasus Ahok yang kedua. Jadi jangan salahkan umat kalau kita Ahok-kan Sukmawati, karena proses hukum tidak berjalan," ujarnya.

Soal Dugaan Penistaan Agama, Ketum PA 212: Jangan Salahkan Umat Kalau Kita Ahok-kan Sukmawati

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata