logo


Dugaan Penistaan Agama oleh Sukmawati, PA 212: Berakhir Tanpa Proses Hukum

berikut penjelasannya

22 November 2019 12:56 WIB

Sukmawati Sokarnoputri.
Sukmawati Sokarnoputri. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut jika anak dari Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, sudah berulang kali diduga melakukan penistaan agama. Yang paling baru, Sukmawati bahkan membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden RI pertama Sukarno.

"Sudah berkali-kali menghina, menista agama Islam dan yang terakhir Ibu Sukmawati membanding-bandingkan peran Rasulullah SAW dengan Sukarno di saat zaman penjajahan adalah tidak tepat sikap tersebut yang tergolong penistaan agama Islam tingkat tinggi," kata Ketua Steering Committee Reuni Akbar 212 Yusuf Martak dalam konferensi pers di DPP FPI, Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Lebih lanjut, Yusuf Martak meminta pihak kepolisian untuk bersikap profesional dalam mengusut kasus Sukmawati tersebut. Terlebih saat ini Polri dipimpin Kapolri baru yakni Jenderal Idham Azis.


MUI Jawab Permintaan Pengacara Sukmawati

"Kami minta kepada polisi dengan adanya pimpinan Polri yang baru bersikap profesional dalam memproses secara hukum Sukmawati sebagaimana hukum yang berlaku di negeri ini," ujarnya.

Yusuf Martak menyebut sejumlah laporan terkait kasus dugaan penistaan agama selama ini banyak yang tidak sampai ke pengadilan dan berakhir tanpa proses hukum.

"Dari beberapa kali laporan umat atas kelakuan penistaan agama oleh Sukmawati, Ade Armando, Abu Janda tak satu pun yang sampai ke meja hijau. Semua kasus yang dilaporkan berakhir tanpa proses hukum," ucapnya.

Soal Reuni 212, Mahfud Sebut Tak Perlu Pengamanan Khusus

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia