logo


Soal Wacana Presiden 3 Periode, PAN Pesimis Akan Dibahas

Berikut pernyataannya

22 November 2019 11:30 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal usulan perubahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Menurut PAN, usulan tersebut perlu didiskusikan berbagai kalangan.

"Itu masih wacana terbuka. Publik masih bisa mendiskusikan dan mengkaji lebih dalam. Akademisi di perguruan tinggi pun diundang untuk memberikan masukan. Sebagai wacana, silahkan saja didiskusikan. Itu kan bisa menjadi bagian dari kajian akademik. Soal diterapkan atau tidak, nanti dulu. Yang penting, wacananya sudah dibuka sedemikian rupa," kata Wasekjen PAN, Saleh Daulay, kepada wartawan, Kamis (21/11).

Saleh mengaku pesimis bahwa wacana tersebut akan dibahas dalam amandemen tersebut.


Fadli Zon: Selama 5 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Demokrasi Indonesia Terus Alami Kemunduran

"Walau demikian, saya pesimis bahwa wacana masa jabatan presiden ini akan dibahas dalam amandemen terbatas UUD 1945. Sebab, jika masa jabatan ini diungkit, bisa jadi hal-hal besar lainnya akan diungkit juga. Akibatnya, amandemennya bisa jadi tidak terbatas," ujarnya.

Saleh meminta untuk membahas terlebih dahulu soal batasan amandemen sebelum memunculkan wacana perubahan masa jabatan presiden.

"Kalau mau amandemen terbatas, ya fokus dulu untuk membicarakan batasannya. Mulainya dari batasan itu. Setelah itu baru bicara hal teknis lainnya. Kalau sekarang dibicarakan soal masa jabatan presiden, ternyata dalam batasan yang disepakati nanti hal itu tidak termasuk, berarti tidak aplikatif. Akhirnya tetap tinggal sebagai wacana saja," ucap Saleh.

Wakil Ketua MPR, Arsul Sani, sebelumnya mengungkapkan ada usulan terkait perubahan masa jabatan presiden. Arsul menyebut masa jabatan presiden diusulkan menjadi satu kali atau tiga kali masa jabatan.

"Hanya kalau yang sekarang itu dua kalinya dua kali saklek gitu kan. Artinya kalau dulu 'dapat dipilih kembali' itu kan maknanya dua kali juga sebelum ini. Tapi kan terus-terusan, kalau ini kan hanya dapat dipilih satu kali masa jabatan lagi. Kemudian ada yang diusulkan menjadi tiga kali (masa jabatan)," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Usulan Jabatan Presiden 3 Periode, PKS: Berbahaya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata