logo


Ahok Jadi Bos BUMN, Puan Maharani: Mundur dari Anggota, Itu Hak Beliau

simak penjelasannya

22 November 2019 10:27 WIB

Menko PMK, Puan Maharani
Menko PMK, Puan Maharani Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sosok Basuki Tjahaja Purnama yang familiar dipanggil Ahok saat ini sedang menjadi sorotan publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tengah menjadi perbincangan terkait dirinya akan segera menjabat di BUMN sektor energi, khususnya Pertamina. Banyak pihak yang mendukung, namun juga tidak sedikit yang menolak.

Padahal, hingga saat ini, Pemerintah belum mengumumkan secara resmi pada BUMN mana Ahok akan ditempatkan. Banyak pihak juga menilai jika nantinya Ahok memimpin perusahaan BUMN, dia harus mengundurkan diri dari Parpol.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani pun akhirnya angkat bicara. Menurutnya, sampai saat ini posisi Ahok di dalam partai hanya menjadi anggota, bukan bagian dari struktur organisasi Parpol. Sebagai seorang anggota, menurut Puan, tidak menjadi keharusan untuk mundur.


Mantan DPR Ini Anggap Ahok Tak Layak di BUMN, "Dia itu Sudah Kriminal"

"Menurut saya bukan suatu keharusan untuk kemudian mundur menjabat satu posisi yang memang harus dijabat," ungkap Puan di Menara Kadin, Kamis, (21/11).

Lebih lanjut Ketua DPR RI tersebut menyebut jika langkah Ahok untuk mundur atau tidak tersebut menjadi hak pribadi Ahok.

"Tapi kalau memang itu jadi satu persyaratan saya rasa nggak ada masalah kalau beliau kemudian mundur dari anggota, itu hak beliau," tegasnya.

Puan Maharani Sebut Semua Menteri Tak Ada yang Berani Minta Hal Ini Kepada Jokowi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia