logo


Usulan Jabatan Presiden 3 Periode, PKS: Berbahaya

Berikut pernyataannya

22 November 2019 09:59 WIB

pkstv

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua MPR, Arsul Sani, mengatakan ada usulan perubahan masa jabatan presiden sampai 3 periode. Menurut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) wacana tersebut berbahaya.

"Ini usulan yang berbahaya. Perjuangan kita membatasi masa jabatan Presiden dua periode didapat melalui reformasi yang berdarah-darah," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, kepada wartawan, Kamis (21/11).

Mardani menyebut 2 periode atau 10 tahun sudah cukup diberikan pada seorang presiden.


Mantan DPR Ini Anggap Ahok Tak Layak di BUMN, "Dia itu Sudah Kriminal"

"Waktu maksimal sepuluh tahun cukup bagi satu orang membuktikan kontribusinya bagi Indonesia. Saya khawatir usulan ini, seperti juga usulan evaluasi pilkada langsung merupakan test the water melihat respon masyarakat," ujar Mardani.

Arsul Sani sebelumnya mengungkapkan ada usulan terkait perubahan masa jabatan presiden. Arsul menyebut masa jabatan presiden diusulkan menjadi satu kali atau tiga kali masa jabatan.

"Hanya kalau yang sekarang itu dua kalinya dua kali saklek gitu kan. Artinya kalau dulu 'dapat dipilih kembali' itu kan maknanya dua kali juga sebelum ini. Tapi kan terus-terusan, kalau ini kan hanya dapat dipilih satu kali masa jabatan lagi. Kemudian ada yang diusulkan menjadi tiga kali (masa jabatan)," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Fadli Zon: Selama 5 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Demokrasi Indonesia Terus Alami Kemunduran

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata