logo


Minta Ahok Mundur dari PDIP, Ganjar Pranowo: Kalau Orang Partai di BUMN kan Tidak Boleh

Simak berita selengkapnya

21 November 2019 14:51 WIB

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), resmi menjadi kader PDI Perjuangan (PDIP). Momen bergabungnya Ahok itu diumumkan di kantor sekretariat DPD PDIP Bali.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), resmi menjadi kader PDI Perjuangan (PDIP). Momen bergabungnya Ahok itu diumumkan di kantor sekretariat DPD PDIP Bali. ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kabar pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok sebagai pimpinan di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengundang respon dari berbagai kalangan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan Ahok untuk undur diri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) jika nantinya ia benar-benar menjadi petinggi di perusahaan pelat merah, seperti halnya Pertamina.

Menurut Ganjar, kader partai tidak dapat memegang jabatan di BUMN. “Mundurlah, kalau orang partai di BUMN kan tidak boleh,” tutur Ganjar Pranowo, dilansir dari Instagram tempodotco, Kamis (21/11).


Fadli Zon Sebut Era SBY Indonesia 'Bebas' dan Era Jokowi 'Setengah Bebas'

Meski telah melayangkan permintaan itu, Ganjar mengaku belum tahu pasti terkait posisi yang akan diduduki oleh Ahok.

Seperti diketahui, isu Ahok ditawari jabatan di BUMN itu terus bergulir sejak dirinya dipanggil oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan kesediaannya jika diminta menjadi petinggi Pertamina.

“Kalau ditunjuk, diminta, harus siap dong,” tegas Ahok.

Pergoki Bos Perusahaan BUMN Makan di Tempat Mewah, Erick Thohir Sebut Keuangan BUMN Merugi

Halaman: 
Penulis : Iskandar