logo


Harimau Serang Warga, Wisatawan Dilarang Kamping di Kawasan Gunung Dempo

berikut penjelasannya

21 November 2019 10:43 WIB

Ilustrasi, harimau.
Ilustrasi, harimau. Istimewa

PALEMBANG, JITUNEWS.COM - Aktivitas kamping di kawasan wisata Gunung Dempo, Sumatera Selatan untuk sementara waktu tidak dilakukan. Imbauan tersebut dikeluarkan oleh AKBP Dolly Gumara selaku Kapolres Pagaralam setelah terjadi insiden wisatawan diterkam harimau.

Larangan kamping tersebut disampaikan Kapolres melalui surat edaran yang disampaikan kepada Dinas Pariwisata Kota Pagaralam.

"Benar, ada surat edaran terkait larangan dan kita sampaikan ke Dinas Pariwisata. Larangan untuk kamping di kaki Gunung Dempo," terang Dolly ketika dikonfirmasi, Kamis (22/11) dikutip dari detik.com.


Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 14 Juta, Kepala Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores: Konsepnya Belum Disepakati

AKBP Dolly Gumara menambahkan jika larangan tersebut erat berkaitan dengan aktivitas Harimau Sumatera yang akhir-akhir ini sangat meresahkan warga sekitar Gunung Dempo.

"Alasan pertama terkait masih adanya aktivitas harimau di kaki gunung, terus yang kedua karena adanya wisatawan yang diserang dan luka. Ketiga terkait ada petani meninggal di Pulau Panas, Lahat diserang harimau," imbuh Dolly.

Meskipun demikian, para wisatawan masih diijinkan untuk mengunjungi kawasan wisata kaki Gunung Dempo pada waktu siang hari.

"Itu imbauan tak boleh kamping atau bermalam di alam, jangan dulu lah ya. Tetapi kalau mau datang siang saja ya nggak masalah, silakan," pungkasnya.

Hobi Naik Gunung Ternyata Bagus Buat Kesehatan, Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Paru-paru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia