logo


Faisal Basri Kritik Pemerintah Karena Lebih Peduli Investasi Asing Ketimbang Ekonomi Domestik

Simak ulasan selengkapnya

21 November 2019 09:00 WIB

Politikus dan ekonom Faisal Basri
Politikus dan ekonom Faisal Basri Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ekonom senior Indef Faisal Basri mempertanyakan penambahan tugas investasi kepada Luhut Binsar Panjaitan, yang saat ini menjadi Menko Kemaritiman dan Investasi.

Seperti yang diketahui Presiden Jokowi telah banyak merombak susunan Menteri pada kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

"Urusan investasi ini Menko Perekonomian atau Menko Kemaritiman? Menko Kemaritiman ini urusi mobil listrik juga. Menko urusan investasi ditaruh di kemaritiman. Saya nggak tahu juga hubungannya apa," ujarnya, dikutip dari laman Detik (21/11).


Kemendagri dan Kemenkes Gelar Penganugerahan Penghargaan Swasti Saba Kabupaten dan Kota Sehat Tahun 2019

Lebih lanjut, Faisal mengatakan bahwa hal ini merupakan langkah Jokowi untuk menyenangkan semua pihak.

"Pak Jokowi berusaha menyenangkan semua orang, tapi resources-nya terbatas, maka sulit merealisasikan kepentingan yang banyak. Oleh karena itu, jangan harap kebijakannya lebih solid," ujarnya.

Menurutnya dengan penambahan Investasi seakan pemerintah lebih peduli kepada asing ketimbang meningkatkan ekonomi domestik.

"Pemerintah omongnya asing terus, dorong asing, sampai ada menko urusan investasi. Justru saya peduli urusan pertumbuhan dalam negerinya dulu, asing ntar dulu, deh," ujarnya.

Lagi pula, lanjut Faisal, jika ingin mendorong investasi asing masuk, cukup beri pelayanan kepada investasi yang sudah masuk. Tidak perlu fokus menggelar karpet merah bagi investor baru.

"Kalau saya mau investasi di Nigeria, saya akan tanya ke Pak Anthoni Salim, yang sudah investasi di sana, enak-nggak investasi di sana. Jadi orang akan ada kampanye positif. Tapi kalau tidak dirawat, akan ada kampanye negatif," tegasnya.

Faisal kemudian mengatakan cukup pesimis dengan komposisi kabinet seperti ini.

"Ini yang bahaya, bisa chaos, tahun depan bisa reshuffle. Komposisi (kabinet) ini tidak akan bobolkan gawang, tapi akan kebobolan terus," tutupnya.

Pasca Dualisme Kewenangan Pengelolaan di Batam, Wakil Walikota Kota Batam: Saya Kira ini Sudah Selesai

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma