logo


Jokowi Dapat Laporan Masih Ada yang Main-Main Sama Pupuk

Presiden mengaku sering mendapat keluhan dari petani terkait distribusi pupuk

18 Maret 2015 17:21 WIB

Petani menggarap sawah
Petani menggarap sawah

INDRAMAYU, JITUNEWS.COM — Presiden Joko Widodo mengatakan, masih ada yang "bermain" dalam distribusi pupuk sehingga memengaruhi produktivitas petani.

"Distribusi pupuk memang masih ada yang 'main'. Saya sudah ada penekanan pada PT Pupuk, tetapi kenyataannya di lapangan permasalahan masih ada," kata Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (18/3)

Presiden mengaku sering mendapat keluhan dari petani terkait distribusi pupuk. "Tadi sebelum nyampe ke acara panen raya, saya mampir ke petani keluhannya sama, pupuk," katanya.


Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Presiden mengatakan, pemerintah terus melakukan perbaikan agar distribusi pupuk ini berjalan lancar. Jokowi berharap upaya pemerintah dalam memberikan bantuan traktor, benih, dan pupuk bisa meningkatkan produktivitas petani.

Presiden memperkirakan produktivitas petani tahun ini meningkat. "Saya di lapangan dari Jawa Tengah, Jawa Timur, sekarang di Indramayu, meyakini produksi beras kita akan naik dan Insya Allah tidak sedikit," harapnya.

Dengan meningkatnya produktivitas ini, Presiden yakin tidak ada impor beras lagi.

"Walaupun kenyataan di lapangan tidak sesuai, tetap tidak ada impor beras," kata Jokowi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat mendampingi Presiden mengatakan, target produktivitas petani Jawa Barat diharapkan bertambah dua juta ton dari tahun lalu.

"Bukan menagih Pak Gubernur, kami butuh kenaikan 2 juta ton dari tahun kemarin, sepertinya Pak Gubernur dan petani siap target 2 juta ton akan tercapai," kata Amran. ant

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid