logo


Resmi Terbentuk, ISED Luncurkan Buku Indonesia's Digital Based Economic Transformation

Simak berita selengkapnya

20 November 2019 16:38 WIB

Peresmian Institute for Social, Economic, and Digital (ISED) ditandai dengan menggelar syukuran dan peluncuran buku Indonesia’s Digital Based Economic Transformation di Jakarta, Rabu (20/11).
Peresmian Institute for Social, Economic, and Digital (ISED) ditandai dengan menggelar syukuran dan peluncuran buku Indonesia’s Digital Based Economic Transformation di Jakarta, Rabu (20/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Institute for Social, Economic, and Digital (ISED) resmi diluncurkan. Acara peresmian ISED ditandai dengan menggelar syukuran dan peluncuran buku Indonesia’s Digital Based Economic Transformation di Jakarta, Rabu (20/11).

Founder ISED, Sri Adiningsih mengatakan ISED berkomitmen untuk membantu proses transformasi digital di Indonesia khususnya di daerah-daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3t).

“ISED itu adalah sosial enterpreneur yang bergerak online, yayasan yang tujuannya adalah membantu proses transformasi digital di Indonesia,” ujar Sri Adiningsih.


Akhiri Masa Jabatan Menteri, Rudiantara: Mau 'Happy-Happy' dan Ngurus Masjid

Menurutnya transformasi digital di daerah 3t belum terasa, dimana masih banyak masyarakat di daerah tersebut yang masih ketinggalan akan kemajuan teknologi.

“Indonesia itu luas, transfromasi di Jakarta memang sudah maju tapi kan kalau kita di daerah 3t belum terasa, transformasi digital itu masih ketinggalan sekali,” kata Sri Adiningsih.

Menurutnya atas dasar itulah ISED hadir untuk membantu dalam menyelesaikan persoalan tersebut. ISED akan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar masyarakat Indonesia bisa belajar dan memanfaatkan tranformasi digital dengan baik.

“Nah itulah mengapa kita hadir, karena kita percaya pemerintah ini menjadi prioritas lima tahun kedepan dan masih akan kerja keras mati-matian untuk agar supaya internet ini benar-benar bisa mentransformasi Indonesia,” tutur Sri Adiningsih.

“Tapi kita sadar dan tahu 250 juta penduduk itu banyak dan cukup luas sekali oleh karena itulah kita hadir dengan anak-anak muda tadi kita yang berumur-umur ini hanya di belakang adalah ingin membantu agar transformasi digital lebih cepat lebih luas dan lebih nendang dampaknya,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Wamen Kementrian Desa Kabinet Indonesia Maju Budi Aries Setyadi. Hadir pula Kepala BPIP Hariyono, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Widodo Muktiyo, Founder ISED Rachmat Waluyanto dan Widodo AS.

dr Wirawan Jusuf MPH Harap Literasi Digital Dapat Ditingkatkan di Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata