logo


Soal Pilkada Tidak Langsung, Ganjar: Seperti Orang Enggak Belajar

Berikut pernyataannya

20 November 2019 14:31 WIB

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo tirto.ID

SOLO, JITUNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tidak setuju dengan wacana pilkada tidak langsung.

"Itu masih wacana diskusi. Yang jelas memang hari ini Pilkada boros ya, mahal ya, itu tidak bisa dipungkiri, hari ini money politic juga tidak bisa dipungkiri," kata Ganjar usai menghadiri acara peringatan Konvensi Hak Anak di Solo, Rabu (20/11).

Ganjar menyebut pemilihan lewat DPRD pernah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, jika kembali ke sistem lama mengibaratkan seperti orang yang tidak pernah belajar.


Fahri Hamzah Lontarkan Kritik Tajam ke PKS, "Mereka Tidak Paham Arti Oposisi..."

"Kita pernah dipilih di DPRD, kita pernah bicara perubahan itu dan hari ini sudah diubah dengan pilihan langsung. Nah sekarang kita bicara mana yang kurang kita perbaiki, tapi kalau mau kembali pada sistem dipilih DPRD lagi ya kita seperti orang nggak belajar," ujarnya.

Ganjar mengusulkan agar regulasi yang baru nanti diubah, seperti biaya kampanya harus dibatasi.

"Mari kita kurangi aja hal-hal yg membikin ekses utama, pembatasan biaya kampanye. Nggak usah ada lah itu kampanye terbuka, arak-arakan, pasrahkan saja ke kampus," ujar Ganjar.

Politikus PDIP ini menyebut kampus seharusnya tidak dilarang untuk kegiatan politik.

"Kenapa kampus dilarang untuk kampanye? Padahal kampus tempat paling kritis. Menurut saya tempat yang paling bagus justru di kampus," tutup Ganjar.

Tak Masalah 'Zonk', Hanura: Menginginkan Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf untuk....

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata