logo


Tingkatkan Kualitas UMKM Indonesia, Bekraf: Tugas Pemerintah Menjodohkan Produk, Pasar dan Modal

Simak berita selengkapnya

20 November 2019 12:15 WIB

Dok. Kemenkeu
Dok. Kemenkeu
dibaca 52 x

Deputi Infrastruktur Badan Pariwisata dan Industri Kreatif (Bekraf) Hari Sungkari menegaskan bahwa tugas pemerintah adalah menjodohkan antara produk, pasar dan permodalan. Hal tersebut disampaikan pada saat acara Scale Up Asia 2019 yang diselenggarakan oleh Endeavor Indonesia pada Rabu, (20/11) di Hall Ballroom Senayan City, Jakarta. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta atau start-up (public and private collaboration) makin dapat dimungkinkan untuk meningkatkan (scale-up) bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Tugas pemerintah adalah menjodohkan antara produk, pasar dan permodalan," kata Hari.

Pada kesempatan tersebut, ia juga berpesan untuk membuat sebuah brand lebih dari sekedar produk atau scale-up (meningkat), maka start-up atau UMKM perlu memperhatikan target pasar, sumber daya manusia (SDM) sebagai talent, mempatenkan kekayaan intelektual, serta menghimpun modal.


Pastikan Pengajaran Agama Bebas Muatan Radikal dan Intoleran, Kemenag Evaluasi Konten Buku Agama

"Pertama harus tahu target pasar. Kemudian talentanya, tenaga kerjanya. Bangun kekayaan hak cipta intelektual atau paten untuk scale up brand. Berikutnya modal dan pasar. Permodalan bisa dari fintech," jelasnya.

Hari juga menambahkan, Bekraf juga mendidik bank agar collateral (jaminan) dapat fleksibel untuk permodalan usaha ekonomi kreatif, tidak hanya melihat dari tangible asset namun juga intangible asset.

 

Ditulis oleh: danny wahyudi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

World Bank Bertemu Menteri Agama, Dukung Pengembangan SDM Unggul Madrasah

Halaman: 
Admin : Trisna Susilowati