logo


Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 14 Juta, Kepala Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores: Konsepnya Belum Disepakati

simak penjelasannya

20 November 2019 11:42 WIB

KOMODO
KOMODO INSTAGRAM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah berencana untuk menjadikan Pulau Komodo sebagai objek wisata eksklusif berskala internasional dengan biaya tiket masuk US$ 1.000 atau setara dengan Rp 14 juta (kurs Rp 14.000/US$). Bahkan, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pernah mengusulkan harga tiket tersebut Rp 28 juta.

Naiknya biaya tiket masuk Pulau Komodo ini ditujukan untuk biaya pemeliharaan dan penataan Pulau Komodo. Namun, hal itu masih sebatas usulan dan masih perlu kajian tahun depan.

Untuk saat ini, biaya tiket masuk pulau Komodo masih sangat terjangkau.


Enggak Kuat! Gubernur NTT: Kawasan Wisata Kita Itu Mahal, Wisatawan Misqueen Enggak Usah Datang ke NTT

"Wisatawan dalam negeri Rp 75 ribu per hari, Wisman Rp 250 ribu per hari. Itu setelah direkap terdiri dari tiket ranger (pemandu)," kata Kepala Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores Shana Fatina Sukarsono, Jumat (15/11) seperti dikutip dari CNBC.com.

Shana menyebut bahwa tiket Rp 14 juta itu untuk saat ini masih sekedar wacana dan belum ditetapkan. Kalkulasi pembagian biayanya dimulai pada tahun depan dan keputusannya pada akhir tahun 2020. Dirinya juga menegaskan bahwa konsep terkait hal tersebut untuk saat ini belum disepakati.

"Makanya tahun depan step-nya mulai identifikasi berapa sih biayanya, termasuk sumber pendanaan, pembagiannya berapa. Berapa ke pusat dan daerah, sebab selama ini kalau PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) kan masuknya ke pusat aja, sementara masyarakat minta, daerah minta, dan pemerintah provinsi minta," tegasnya.

"Kalau US$ 1.000 kan buat membership ya. Ada yang non membership juga buat yang biasa. Untuk biaya member domestiknya kita juga belum tahu, sebab konsepnya belum disepakati," tuturnya.

Enjoy Ditengah Kesibukan? Simpel kok, Begini Caranya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia