logo


World Bank Bertemu Menteri Agama, Dukung Pengembangan SDM Unggul Madrasah

berikut penjelasannya

20 November 2019 11:45 WIB

Dok. Kemenag
Dok. Kemenag
dibaca 94 x

Global Director for Education World Bank Jaime Saavedra menemui Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (19/11). Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak lepas dari peningkatan mutu pendidikan. Kesenjangan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk dalam penyelenggaraan madrasah perlu untuk segera diatasi. Hal ini yang mendorong World Bank menggagas program Realizing Education's Promise.

Jaime menjelaskan program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Kementerian Agama untuk melakukan peningkatan kualitas pendidikan di madrasah sehingga menghasilkan SDM unggul. Program yang bertajuk Madrasah Education Quality Reform (MEQR) ini akan dilaksanakan pada tahun 2020-2024.

"Kami sangat senang dapat me-support Kementerian ini. Di madrasah, kami melihat contoh pendidikan, bagaimana anak-anak tidak hanya diajarkan tentang pendidikan agama, tapi juga disiapkan untuk memiliki soft skill, dan sebagainya," ujar Jaime.


Mendukung Program Prioritas Nasional, Mendagri Tito Karnavian: Stunting Adalah Masalah Bersama

Dalam program ini, World Bank akan melakukan pendampingan guna meningkatkan mutu madrasah-madrasah di Indonesia, mulai dari penyusunan kebijakan hingga implementasi program. Hadir bersama Jaime, Program Leader for Human Development in Indonesia and Timor-Leste World Bank Camilla Holmemo, Senior Education Specialist, World Bank Noah Yarrow, dan Operation Manager Rolande Pryce.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Staf Khusus Menag Munajat, Direktur KSKK Madrasah A. Umar, dan Kasubdit Kelembagaan Abdullah Faqih. Jaime juga menyampaikan pihaknya terbuka untuk melakukan diskusi dan kolaborasi sehingga program yang dilaksanakan sejalan dengan visi misi pemerintah Indonesia. "Bersama dengan tim Kemenag, kita akan bicarakan, bagaimana program ini dapat me-support kebutuhan peserta didik sekaligus kebutuhan negara,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan dalam guru-guru madrasah juga akan menjadi perhatian dari program Realizing Education’s Promise ini. “Ini adalah kesempatan besar bagi kita untuk meningkatkan profesionalitas guru-guru madrasah. Karena itu merupakan salah satu faktor penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah,” kata Jaime.

Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menyambut baik program yang akan dijalankan ini. “Kami sangat berterimakasih karena World Bank telah mensupport institusi kami, terutama madrasah,”ujar Menag.

Menag mengharapkan program yang akan dilaksanakan dapat menjangkau seluruh madrasah. Bukan hanya peserta didik dan guru pada madrasah negeri, tapi juga madrasah-madrasah swasta yang ada.

“Banyak permasalahan di madrasah, mulai dari perbaikan sistem pendidikan, kurikulum, hingga profesionalitas guru. Kami berharap dengan adanya program ini, kita bersama-sama dapat meningkatkan mutu seluruh madrasah,” pungkasnya.

Ditulis oleh: danny wahyudi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Pastikan Pengajaran Agama Bebas Muatan Radikal dan Intoleran, Kemenag Evaluasi Konten Buku Agama

Halaman: 
Admin : Tino Aditia