logo


Bersatunya Prabowo dan Jokowi, Begini Kata Tommy Soeharto

simak penjelasannya

20 November 2019 10:46 WIB

Tommy Soeharto
Tommy Soeharto Tirto.ID

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto selaku Ketua Umum Partai Berkarya menyebut masuknya Prabowo Subianto kedalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin merupakan hak pribadi Prabowo. Partai Berkarya, seperti diketahui sebelumnya, merupakan salah satu pendukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019

"Kalau Pak Prabowo saya kira itu hak prerogatif beliau sendiri," kata Tommy di kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Dirinya mengungkapkan bahwa keputusan Prabowo, Ketua Umum Gerindra, tidak lantas membuat kecewa Partai Berkarya. Tommy juga menyebut bahwa dalam politik, siapa pun harus selalu menerima kenyataan.


PKS dan Partai Berkarya Bertemu, PPP: Keluarga Cendana Tidak Bersama Prabowo

"Tentunya tidak (merasa kecewa atau ditinggalkan). Dalam politik kan kami selalu harus menerima kenyataan yang ada," ujarnya.

Lebih lanjut, putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu menilai koalisi Prabowo-Sandiaga sudah selesai dengan rampungnya pemilihan presiden 2019. Dia pun menilai Prabowo dan Gerindra berhak untuk menentukan sikap politiknya.

"Karena sudah selesai sehingga berikutnya Gerindra memutuskan ketua umumnya menjadi bagian daripada kabinet yang ada sekarang ini, sebagai Menteri Pertahanan, ya tentunya itu adalah hak prerogatif yang bersangkutan," pungkasnya.

Komentar Titiek Soeharto Atas Terpilihnya Prabowo Sebagai Menhan, "Mudah-mudahan Bermanfaat..."

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia