logo


Soal Larangan Eks Koruptor Maju Pilkada, Mendagri: Kembali ke Teori Kuno

Berikut pernyataan lengkapnya

19 November 2019 16:37 WIB

Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menanggapi soal usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) larangan eks napi koruptor maju Pilkada. Menurut Tito hal itu adalah teori kuno.

Tito mengatakan bahwa Indonesia sudah mulai beralih ke konsep restorative justice, yaitu beralih dari pemidanaan dengan teori pembalasan menjadi teori rehabilitasi.

"Terserah rakyat mau pakai konsep mana. Kalau memilih pembalasan, ya balas aja, termasuk dia enggak boleh ngapa-ngapain. Berarti kita kembali ke teori kuno," ujar mantan Kapolri ini usai rapat bersama Komite I DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (18/11).


Sindiran Fadli Zon ke Jokowi dan Ahok Dibalas PDIP, Begini Katanya

Diketahui, Ketua KPU, Arief Budiman, mengusulkan aturan mengenai larangan eks napi koruptor mencalonkan diri di pilkada. Aturan tersebut masuk dalam  PKPU tentang Pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020.

KPU ingin menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk masyarakat. Mengantisipasi aturan tersebut digugat lagi ke Mahkamah Agung, KPU meminta UU Pemilu direvisi terlebih dahulu oleh DPR.

"Semua pihak kalau saya lihat komentarnya, sepanjang ini diatur di dalam undang-undang maka bisa diterima," ujar Arief di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin (4/11).

PKS dan Partai Berkarya Bertemu, PPP: Keluarga Cendana Tidak Bersama Prabowo

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata