logo


Investor Jepang Komitmen Tanamkan Rp40 Triliun di Bidang Industri Manufaktur

Berikut ulasannya

19 November 2019 15:36 WIB

A
A Dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabar baik datang dari Jepang, Kementerian Perindustrian menyatakan pelaku industri skala besar di Jepang mengungkapkan ketertarikannya untuk berinvestasi di tanah air. Nilai investasi yang akan mereka tanamkan sebesar Rp40 triliun hingga 2023.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, berharap hal ini akan cepat terealisasi, agar meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri.

“Kami sampaikan bahwa secara garis besar dari hasil pertemuan dengan pelaku industri di Jepang sangat produktif. Sudah ada beberapa komitmen untuk investasi baru dan pengembangan (ekspansi),” ujar Agus malalui keterangan tertulisnya Selasa (19/11).


Kemenperin: SNI Usaha Melindungi Industri dan Investasi Dalam Negeri

Perlu diketahui Agus telah melakukan one on one meeting secara maraton dengan delapan korporasi asal Negeri Sakura di Tokyo, Jepang. Para investor tersebut, di antaranya adalah direksi Nippon Steel, Nippon Shokubai, AGC Inc, dan Toyota Group pada hari Senin (18/11).

Dari pertemuan tersebut tercatat beberapa perusahaan akan melakukan investasi dan melakukan perluasan usaha yang sudah ada di Indonesia. Dari catatan Kemenperin Nippon Shokubai siap melakukan investasi baru sebesar USD200 juta untuk pabrik acrylic acid berkapasitas 100.000 metrik ton. Saat ini, kapasitas produksi pabrik Nippon Shokubai sebesar 140.000 metrik ton sehingga pada November 2021 menjadi 240.000 metrik ton.

Begini Cara Kemenperin Genjot Ekspor Industri Batik Nasional

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Aurora Denata