logo


Din Syamsuddin: Ada Sertifikat Pranikah Nanti Tahu-tahu Ada Sertifikat Pasca Nikah

Simak berita selengkapnya

19 November 2019 14:47 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin menyayangkan sikap pemerintah yang berencana mengadakan sertifikasi kelas pranikah. Menurutnya anggaran lebih baik dialokasikan ke calon pasangan yang terbentur masalah finansial.

"Duh saya enggak perhatian, ya, karena saya sudah menikah. Yang penting itu, boleh itu uang pranikah itu kayak uang prakerja. Supaya bisa nikah dan mungkin biaya nikah diturunkan," kata Din Syamsudin di kantor CDCC, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, buku nikah sudah cukup sebagai syarat pranikah. "Kalau sertifikat jangan hal-hal yang berdimensi sakral seperti pernikahan, terlalu diikat dengan hal formal. Sudahlah hal formalnya buku nikah (saja)," ucap Din.


Pemindahan Ibu Kota, Menko PMK: Nanti Timur Akan Mengejar Ketertinggalan dari Barat

"Jangan ditambah-tambah lagi. Apa nanti ada sertifikat pranikah nanti tahu-tahu ada sertifikat pascanikah," pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berencana mengadakan kelas pranikah. Tujuannya sendiri untuk mecegah perceraian, mencegah pernikahan dini, dan mencegah terjadinya stunting.

Soal Sertifikat Menikah, PAN: Nggak Perlu, Kalau Kursusnya Boleh

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati