logo


Bongkar Track Record Ahok Soal Korporasi, Rizal Ramli: Capek Lihat Orang Modalnya Cuma Maki-maki

Ada dua hal yang soroti mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini

18 November 2019 20:00 WIB

Mantan Menko Maritim Rizal Ramli.
Mantan Menko Maritim Rizal Ramli. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ramai jadi perbincangan posisi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digadang-gadang akan masuk dalam jajaran BUMN. Pengamat Ekonomi Rizal Ramli tak habisnya mengkritik Ahok dalam cuitannya di Twitter @RamliRizal, dia menyoal track record Ahok masalah korporasi saat dirinya jadi Gubernur DKI Jakarta.

Ada dua hal yang disoroti oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini yang pertama soal pembangunan LRT dan juga soal BUMD DKI Jakarta.

Soal LRT dia menyebut ahok pernah sesumbar akan membangun LRT dengan biaya Pemda namun kenyataannya pembangunan LRT diselesaikan dengan biaya Pemerintah Pusat.


Soal Isu Calon Pimpinan BUMN, Fadli Zon: Jokowi dan Ahok Adalah Teman Sejati

"Sebagai Gubernur DKI berkoar-koar akan bangun LRT dgn biaya DKI, harus pakai rel lebar," ujar Rizal Ramli (18/11).

"Ternyata buntutnya nyerah terpaksa diambil alih oleh pemerintah pusat via PT KAI. Banyak masalah2 tehnis & beban keuangan tambahan akibat rel lebar itu," imbuhnya.

Rizal Ramli juga menyoroti soal pengelolaan BUMD DKI Jakarta. Dia menyebut Ahok pernah gembar-gembor soal kebrengsekan BUMD DKI dan pernah ganti banyak direksi BUMD DKI dengan rekan-rekan Ahok dari swasta. Rizal menyebut langkah Ahok ini ternyata tidak membawa perubahan signifikan

"Ternyata hasilnya nyaris tidak ada peningkatan kinerja BUMD DKI," ujarnya.

"Ini terpaksa dibuka karena capek lihat orang modalnya cuma maki-maki," pungkasnya.

Temui Erick Thohir Dua Jam, Chandra Hamzah Berpesan: BUMN Jangan Jadi Bancakan

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman