logo


Curhat Paspampers Saat Kawal Jokowi, "Kami Sering Disebut..."

Simak ulasan selengkapnya

18 November 2019 03:30 WIB

Malam tahun baru 2019 Jokowi bersama Paspampres
Malam tahun baru 2019 Jokowi bersama Paspampres timlo.net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Asisten Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Kolonel Inf Gogor bercerita mengenai pengalaman dirinya yang sering disebut 'parno'-an oleh masyarakat ketika menjaga Presiden Jokowi.

Hal tersebut Gogor katakan dalam acara diskusi 'Memotret Presiden Lebih Dekat' di Atrium Mall Neo Soho, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (17/11).

"Pas agenda bapak di CFD, Kita harus parno. Ada yang bilang 'Mas parno banget?' emang harus parno. Paspampres harus melihat orang itu sebagai sebuah ancaman. Coba kalau tiba-tiba ada yg pegang sianida terus salaman dengan presiden, gimana itu racunnya," ujar Gogor, seperti yang dikutip dari laman Detik (18/11).


Cucu Ketiga Lahir, Ini Harapan Jokowi

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sudah sewajarnya para paspampres bersikap seperti itu karena mereka adalah pasukan pengamanan yang bertugas untuk mengamankan setiap kegiatan yang dilakukan oleh Presiden.

"Paspampres adalah jarak dekat fisik dengan Presiden. Kita harus tau kalau yang dekat dengan Presiden itu aman. Tugas kita harus bersinergi," imbuhnya.

Gogor kemudian menceritakan pengalaman lucunya ketika ditegur Jokowi saat marah-marah ke ibu-ibu yang ingin berfoto dengan Presiden.

"Saya dikenal Pak Jokowi karena marah-marah ke ibu-ibu karena ibu-ibu mau selfie. Terus bapak bilang 'Itu siapa yang marah-marah, biang ke dia jangan marah-marah ke ibu-ibu' kata Bapak gitu," katanya.

Cerita Saat Jaga Jokowi, Paspampres: Harus Parno

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma