logo


Jadi Korban Penggusuran, Warga Sunter Ingatkan Anies Baswedan Saat Kampanye, "Katanya Dulu Tak Ada Penggusuran?"

Simak berita selengkapnya

17 November 2019 14:14 WIB

Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat
Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Penggusuran kembali dilakukan di wilayah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Kali ini, korban penggusuran adalah puluhan warga Sunter, Jakarta Utara.

Kebijakan Pemprov DKI terkait penggusuran sangat disayangkan oleh warga. Pasalnya, mereka masih terngiang dengan salah satu janji kampanye Anies, yakni tidak melakukan penggusuran.  

"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur, katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye," kata salah seorang warga, Subaidah, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (17/11).


Tak Mau Gembar-gembor Soal Anggaran DKI Jakarta, Anies Baswedan: Saya Memilih Diam dan Upgrade Aplikasinya

Daerah tergusur terletak di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Objek yang digusur merupakan bangunan dan tempat usaha warga.

Subaidah berujar jika hampir seluruh warga yang bermukim di lokasi penggusuran adalah pendukung Anies ketika Pilkada 2017 silam. Ia juga menyebut pihak Pemprov pun belum mendatangi korban penggusuran hingga saat ini

"Usai kami digusur, sampai sekarang juga tidak dikunjungi," ujar Subaidah.

Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis (14/11).

Penertiban itu berakhir ricuh, karena warga berusaha mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun.

Anies Baswedan: Ada Masa Saya Diserang dan Dipuji

Halaman: