logo


DPD Golkar Aceh Tegaskan Tak Ingin Ada Calon Tunggal di Musyawarah Nasional

Simak ulasan selengkapnya

15 November 2019 20:29 WIB

Ilustrasi Partai Golkar.
Ilustrasi Partai Golkar. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Teuku Mudasir menegaskan para Ketua DPD II Partai Golkar tidak menginginkan adanya calon tunggal atau aklamasi pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan digelar awal Desember mendatang.

Menurutnya ruang demokrasi di dalam tubuh Partai Golkar tidak boleh dirusak hanya dengan mengajukan satu calon tunggal.

"Kita di daerah itu tidak ingin aklamasi karena ada beberapa kader terbaik Golkar yang kami dengar akan tampil. Disamping Ketua Umum Pak Airlangga, ada Pak Bambang Soesatyo, Pak Indra Bambang Utoyo atau Pak Ridwan Hisyam. Ini kader-kader terbaik Golkar semuanya," ujar Mudasir di Jakarta, Jumat (15/11).


Fahri Hamzah Mendadak Ingin Jadi Debt Collector, Ini Alasannya

Dalam hal ini, Mudasir meminta DPP Partai Golkar membuka ruang sebesar-besarnya kepada semua kader Partai Golkar untuk maju sebagai calon ketua umum.

Menurutnya hal itu dikarenakan sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga Partai Golkar, semua kader Partai Golkar berhak mencalonkan diri sebagai Ketum Partai Golkar.

"Di daerah saya Aceh, saya sudah berkomunikasi dengan seluruh DPD II Aceh yang berjumlah 23, semua kawan kawan berkehendak supaya tidak aklamasi dalam pemilihan Ketum Partai Golkar. Mereka meminta DPP Partai Golkar membuka ruang untuk demokrasi,” tuturnya.

“Kita ingin mengetahui visi misi kader-kader Partai Golkar yang ingin maju sebagai Ketum dan membesarkan Partai Golkar," katanya.

Rapimnas Mencekam, Politisi Golkar: Intimidasi Psikologis yang Luar Biasa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma