logo


BPJS Kesehatan Rugi Terus, Jokowi: "Itu Karena Pada Nggak Bayar..."

Simak ulasan selengkapnya

15 November 2019 15:24 WIB

IG @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan sidak ke RSUD DR H Abdul Moelok di Bandar Lampung, Jumat (15/11).

Dalam kesempatan itu Jokowi juga berbicara mengenai BPJS Kesehatan yang defisit. Menurutnya, penyebab defisit karena para peserta mandiri yang seharusnya membayar iuran setiap bulan malah tidak membayar iuran tersebut.

"Kami sudah bayari yang 96 juta peserta, dibayar oleh APBN. Tetapi, di BPJS Kesehatan terjadi defisit karena salah kelola saja. Artinya apa? Yang harusnya bayar pada enggak bayar. Artinya, di sisi penagihan yang mestinya diintensifkan," ujarnya, seperti yang dikutip dari laman Kompas (15/11).


Jadi Menteri Pertama yang Akan Pindah ke Ibu Kota Baru, PUPR: Nikmat Ini Pak

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa peserta dari kategori PBI yang dibiayai anggaran APBD mencapai 37.887.281 orang. Artinya, lebih dari 133 juta peserta BPJS Kesehatan atau kurang lebih 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai 222.278.708 ditanggung oleh negara.

"Ini yang mau saya lihat. Karena yang PBI itu kan banyak. Dari pemerintah itu 96 juta plus dari pemda itu 37 juta. Harusnya ini sudah mencakup 133 juta. Harusnya yang gratis 133 juta. Ada di mana? Siapa yang pegang? Saya hanya ingin memastikan itu," tutur Jokowi.

Menyambut Kelahiran Cucu Jokowi, Penjagaan RS Muhammadiyah Surakarta Diperketat

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma