logo


Anies Baswedan: Ada Masa Saya Diserang dan Dipuji

Simak berita selengkapnya

15 November 2019 14:35 WIB

Anies Baswedan (The Jakarta Post)
Anies Baswedan (The Jakarta Post)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak merasa bersalah atas permasalahan lem Aibon yang tengah populer saat ini. Sebab, ia sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk membenahi pemasukan data anggaran itu.

Justru, Anies lebih merasa bersalah jika tidak memperbaiki masalah yang ada. Hal itu dilakukannya demi masa depan Jakarta.

"Tidak ada hal salah yang saya kerjakan dalam urusan ini, Insya Allah yang saya kerjakan benar," ujar Anies dalam tayangan podcast di kanal Deddy Corbuzier pada Kamis (14/11).


PKS Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024? Ini Penjelasan Mustafa Kamal

Selain itu, Anies juga mengaku tak keberatan apabila mendapatkan tudingan yang tidak benar mengenai dirinya. Dia lebih mengkhawatirkan sejarah yang akan tercatat di masa depan.

"Ada masanya saya diserang, dipuji, ya gonta-ganti saja," terang Anies.

Sebelumnya, anggaran lem Aibon ini pertama kali dibongkar anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana yang mengunggah tangkapan layar apbd.jakarta.go.id.

Di dalam anggaran itu, tertulis Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat menganggarkan lem Aibon untuk kegiatan Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Dasar Negeri. Total anggarannya senilai Rp 82,8 miliar.

Tak Mau Gembar-gembor Soal Anggaran DKI Jakarta, Anies Baswedan: Saya Memilih Diam dan Upgrade Aplikasinya

Halaman: