logo


Dubes RI Sebut Rizieq Wajib Bayar Denda Overstay ke Arab Saudi, Mahfud MD: Saya Bayari Dendanya Kalau Enggak Punya Duit

berikut penjelasannya

15 November 2019 04:01 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Habib Rizieq Shihab disebut tidak bisa pulang ke Indonesia karena masalah izin tinggal di Arab Saudi. Agus Maftuh Abegebriel selaku Duta Besar RI untuk Arab Saudi menyebut alasan Rizieq tidak bisa pulang ke Indonesia karena tersandung masalah overstay atau izin tinggal yang sudah kadaluwarsa.

Hal itu membuat Rizieq dikenai sanksi denda 15 hingga 30 ribu Riyal atau setara dengan Rp 110 juta.

Namun pernyataan Dubes RI tersebut dibantah oleh Rizieq. Dirinya mengaku bahwa dia sempat mencoba untuk keluar dari Arab Saudi sebelum visa berakhir pada tanggal 20 Juli 2018. Namun, Rizieq menyebut jika pemerintah Indonesia melarangnya.


Jaringan Bom Bunuh Diri Medan Diketahui, Mahfud: 8 Orang Ditangkap

Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD berpendapat jika memang denda overstay dijadikan Rizieq sebagai alasan pemerintah Indonesia mencekalnya, secara pribadi Mahfud akan membantu membayarkan denda itu pada Rizieq.

"Kan dia nantang kalau cuma uang dia punya kan. Dia gak perlu uang. Kalau perlu uang, saya pribadi bantu kalau cuma Rp 110 juta," ujarnya.

Mahfud menegaskan, larangan keluarnya Rizieq bukanlah urusan pemerintah Indonesia. Hal itu merupakan urusan dia pribadi (Rizieq) dengan pemerintah Arab Saudi. Mahfud juga menantang pimpinan FPI itu menunjukkan bukti pencekalan dari pemerintah Indonesia.

"Itu berarti kan urusan dia dengan Arab Saudi, bukan urusan dia dengan kita. Kalau ada yang dari kita, tunjukkan ke saya. Jangan yang begitu-begitu. Yang gitu-gitu enggak bisa dijadikan alat untuk nego bagi pemerintah kita. Yang harus nego dia sendiri kalau surat seperti itu," ujar Mahfud MD.

Tanggapi Mahfud, Pengacara Rizieq: Kalau Mengkhawatirkan Saudi, Ya Dideportasi Saja

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia