logo


Perkenalkan Mutiara Lokal Kelas Dunia, KKP Gelar Indonesian Pearl Festival 2019

Edhy mengungkapkan, Indonesia merupakan negara penghasil mutiara terbesar kelima di dunia dan termasuk yang diperhitungkan

14 November 2019 20:24 WIB

Preskon Indonesian Pearl Festival (IPF) 2019
Preskon Indonesian Pearl Festival (IPF) 2019 ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam rangka promosi dan penguatan branding mutiara Laut Selatan ke pasar domestik dan internasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan pameran tahunan mutiara Indonesia bertajuk Indonesian Pearl Festival (IPF) 2019 pada 21-24 November 2019 mendatang di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta.

Adapun, tema IPF 2019 kali ini adalah The Marvelous Indonesian South Sea Pearl dengan mengangkat keunikan dan keindahan mutiara dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengatakan, penyelenggaraan IPF ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengoptimalkan pengembangan berbagai pembudidayaan sektor kelautan dan perikanan Nusantara.


Seminggu Jadi Menteri KKP, Edhy Prabowo ke Susi: Kami akan Lanjutkan Perjuangan

"Festival Mutiara ini tidak kalah pentingnya dalam konteks pengembangan budidaya yang diperintahkan oleh Presiden untuk meningkatkannya," kata Edhy, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (14/11).

Edhy mengungkapkan, Indonesia merupakan negara penghasil mutiara terbesar kelima di dunia dan termasuk yang diperhitungkan, sementara negara penghasil mutirara terbesar pertama di dunia adalah Filipina. Nilai ekspor mutiara Indonesia dalam setahun mencapai USD 47 juta dan bisa lebih tinggi bila potensi budidaya mutiara dikembangkan lagi.

“IPF ini bisa memperluas jaringan dan bisnis pemasaran dan juga bisa jadi saran edukasi, seperti apa mutiara yang berkualitas dan mana yang tidak. Yang helas KKP akan terus bahu membahu untuk mengembangkan mutiara ini,” papar Eddy.

Lebih jauh, lewat ajang ini, Edhy berharap bisa mendongkrak penjualan mutiara lokal. Pasalnya, Hongkong dan China yang sebelumnya mengimpor mutiara dari Indonesia menempati posisi teratas sebagai pengekspor mutiara dunia.

Di kesempatan yang sama, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Agus Suherman, mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan KKP dan Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi) dalam penyelenggaraan ajang IPF 2019 ini.

Agus memaparkan, tujuan digelarnya IPF 2019 ini sendiri adalah untuk mempromosikan dan mengenalkan mutiara Indonesia kepada masyarakat, kemudian membangun brand mutiara Indonesia - Indonesian South Sea Pearl (ISSP) melalui fasilitasi promosi dan pemasaran.

“Lalu, memperluas jaringan bisnis dan pemasaran Indonesian South Sea Pearl baik business to business (B2B) maupun business to consumer (B2C), serta mendapatkan umpan balik untuk mengetahui tren keinginan konsumen yang bisa dilakukan untuk mengetahui arah pengembangan budidaya mutiara Indonesia ke depannya,” papar Agus.

Lama Tidak Dikemudikan, Kapal Ikan Sitaan Susi Akan Dihibahkan

Halaman: 
Penulis : Admin