logo


Ihwal Ahok Pimpin Perusahaan BUMN, Syarif Hasan: Pemerintah Harus Selektif

Simak berita selengkapnya

14 November 2019 16:56 WIB

Syarif Hasan
Syarif Hasan Aktual.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI, Syarif Hasan menilai pemerintah harus selektif dalam memilih orang-orang yang akan ditempatkan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Demikian disampaikan Syarif saat menanggapi tentang kabar bahwa Basuki Tjahja Purnama (Ahok) akan mengisi kursi di salah satu direksi BUMN.

“Pertama di dalam mengangkat pejabat ke pemerintah tentunya banyak kriteria yang harus diperhatikan. Salah satunya menyangkut masalah integritas, behaviour tentunya juga merupakan pertimbangan. Lagi-lagi sekali pun wewenang eksekutif tentunya banyak hal yang harus dipertimbangkan,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11).


Fahri Hamzah-Anis Matta Dirikan Partai Gelora, PKS: Jangan Ngacak-ngacak Lagi di Sini

Menurutnya, pemerintah harus memilih pejabat berdasarkan check and balance. Sehingga faktor atau masukan dari publik pun harus dipertimbangkan.

“Saya pikir, kalau saja sekarang ini Pilkada sudah ada pandangan dari KPU bahwa eks narapidana itu tidak boleh dan itu sudah pernah dilakukan,” kata Syarif.

“Jadi saya hanya memberikan contoh bahwa pejabat-pejabat negara itu harus sangat selektif tidak boleh hanya karena pertimbangan dia dari pendukung saya atau pun partai saya, tetapi kalau mana tentang kepentingan negara kepetingan bangsa, banyak faktor yang harus dipertimbangkan,” pungkasnya.

Rapimnas Partai Golkar, Airlangga Ungkap Ada 'Deal Politik' dengan Bamsoet

Halaman: