logo


Di Hadapan Para Kepala Daerah, Teten Masduki Ungkap 'Biang Kerok' Penghambat UMKM

Teten berupaya mendorong UMKM naik kelas

14 November 2019 11:36 WIB

 Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dok. Kemenkop UKM

BOGOR, JITUNES.COM - Sektor UMKM merupakan elemen penting bagi pertumbuhan ekonomi domestik di tengah lesunya ekonomi global. Menteri Koperasi dan UKM Menteri Teten mengungkapkan 5 (lima) masalah utama yang sering menghambat perkembangan UMKM di Tanah Air, yakni masalah SDM dan manajemen, finansial, institusi, inovasi dan teknologi, serta masalah pasar dan bahan baku.

“Masalah yang dihadapi UMKM banyak, dan ini menjadi perhatian dari Bapak Presiden,” kata Teten saat menjadi pembicara pada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di di Sentul International Convention Center (SICC) (13/11).

Dalam kesempatan tersebut Teten mendorong supaya UMKM naik kelas agar ke depan struktur ekonomi tidak dimonopoli. Dia juga meminta peran aktif dari pemerintah daerah, melalui penguatan kelembagaan dinas yang membidangi usaha mikro dan kecil untuk menjalankan fungsi koordinasi, alokasi pendanaan yang cukup, mendayagunakan pusat layanan usaha terpadu (PLUT), menciptakan iklim usaha yang kondusif, dan tata ruang untuk UMKM.


Alokasi Anggaran Kementerian Koperasi dan UKM Hanya Rp 972,3 M, Teten Masduki: Masih Terlalu Kecil

Teten mengungkapkan pihaknya sedang menyiapkan program strategis lain guna mendukung pemberdayaan KUMKM, di antaranya perluasan akses pasar produk dan jasa, akselerasi pembiayaan dan investasi, kemudahan dan kesempatan berusaha, meningkatkan daya saing produk dan jasa, pengembangan kapasitas manajemen SDM, serta koordinasi lintas sektor.

“Akselerasi pembiayaan dan investasi selama ini misalnya KUR dan pembiayaan UMKM tidak terlalu bagus, Karena itu, kita harus cari cara kemitraan dengan usaha besar, dan ini yang harus kita lakukan bersama,” tandasnya.

Bahan Baku Tenun dan Songket Masih Impor, Teten Masduki: Bikin Sendiri Saja

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman