logo


Ini Cara Kemenperin Dorong Industri Fesyen Muslim Nasional Jadi Kampiun di Kancah Global

Saat ini Indonesia menjadi menduduki peringkat kedua setelah Uni Emirat Arab

14 November 2019 10:56 WIB

.Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Gati Wibawaningsih (kiri), berfoto bersama dengan Istri Menteri Perindustrian Loemongga Haoemasan (kanan), usai acara Modest Fashion Project (MOFP) di FX Jakarta.
.Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Gati Wibawaningsih (kiri), berfoto bersama dengan Istri Menteri Perindustrian Loemongga Haoemasan (kanan), usai acara Modest Fashion Project (MOFP) di FX Jakarta. dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengupayakan Indonesia menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong industri menangkap peluang pasar produk fesyen muslim dunia. Mengingat dalam satu dekade ini indusrti fasyen muslim mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

Saat ini Indonesia menjadi menduduki peringkat kedua setelah Uni Emirat Arab, hal ini diungkapokan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka ( Ditjen IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (13/11).

“The State of Global Islamic Economic menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan industri fesyen muslim terbaik kedua di dunia setelah Uni Emirat Arab. Hal ini tentunya menjadi prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” ujar Gati.


Kemenperin: SNI Usaha Melindungi Industri dan Investasi Dalam Negeri

Dari catatan The State of Global Islamic Economic Report, pada 2019 konsumsi fesyen muslim dunia mencapai USD270 miliar, kemudian pada tahun 2022 diproyeksikan meningkat menjadi USD373 Miliar.

Ini merupakan kabar baik untuk industri fesyen nasional yang berpeluang besar di pasar internasional dan harus dioptimalkan.

Kemenperin mencatat fesyen muslim berkontribusi terhadap ekspor produk fesyen yang sampai dengan September 2019 nilainya mencapai USD9,2 Miliar. Jumlah tersebut merupakan 9,8% dari total ekspor industri pengolahan.

Kemenperin Akan Fasilitasi Sertifikat untuk Mendorong Industri Kecil Menengah

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman