logo


Pascapengeboman di Medan, Menhub Minta Rekrutmen Ojek Online Diperketat

Simak berita selengkapnya

14 November 2019 10:52 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berencana akan mengundang perusahan ojek online untuk membicarakan proses rekrutmen. Pasalnya pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Medan (13/11) menggunakan jaket ojek online.

"Kita akan undang aplikator. Kita akan kaji kembali proses rekrutmen dari mereka dan tentunya akan ada suatu harapan tahapan rekrutmen ini mesti ada tatap muka," kata Budi Karya Sumadi seperti yang dilansir suara.com, Rabu (13/11/2019).

Budi Karya Sumadi meminta perusahaan ojek online melakukan evaluasi acak untuk mencegah mitra pengemudi yang beroperasi tidak sesuai akunnya. Selain itu juga meminta untuk memperketat proses rekrutmen.


Terkait Bom Bunuh Diri di Medan, Mahfud MD Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Menyudutkan Pemerintah

"Tentu itu menjadi evaluasi bagi operator. Kalau itu memang pengendara online, untuk melakukan seleksi secara baik, baik melalui tatap muka walaupun melalui suatu penelitian secara acak apa yang dikomunikasikan oleh yang bersangkutan," jelas Budi.

Ia berharap dengan proses rekrutmen yang ketat akan mencegah perilaku-perilaku yang menyimpang bagi pengemudi ojek online.

Bantah Pendapat Mahfud MD, MUI: Jangan Terlalu Cepat Menyimpulkan Teror Jihadis

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati