logo


Isu Jadikan Bali dan Danau Toba Sebagai Destinasi Ramah Muslim, Begini Tanggapan Wishnutama

Simak berita selengkapnya

14 November 2019 00:02 WIB

Wishnutama
Wishnutama Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bali dan Danau Toba dipastikan tidak dijadikan sebagai lokasi wisata halal. Pernyataan itu telah dilontarkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama untuk merespon isu terkait perancangan Pulau Dewata dan Toba sebagai destinasi ramah muslim.

"Pariwisata dibangun atas kearifan masyarakat dan budaya lokal pada tiap destinasinya sehingga menjadi daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan," ujar Wishnutama dalam keterangannya pada Rabu (13/11).

Lebih lanjut, Wishnutama mengaku kementeriannya akan fokus dalam mengembangkan destinasi wisata, khususnya Bali dan Toba, sesuai dengan kearifan budaya lokal. Sebab, kata dia, latar belakang yang multikultur justru menjadi daya tarik utama bagi para turis.


Berani Mengubah Arah Bisnis

"Kami selalu bangga dan mengagumi Bali sebagai sebuah role model pariwisata berbasis budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaaan dan toleransi sekaligus sebuah destinasi yang mampu merefleksikan harmoni dalam keberagaman. Begitu juga dengan Toba," ujarnya.

Wishnutama mengharapkan iklim pariwisata di Indonesia semakin maju dan menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta dukungan dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

Harapan Besar Pembuat Tahu Kecil

Halaman: