logo


Khotbah Jumatnya Viral, Menag: Saya yang Paling Jengkel pada Saat...

Berikut pernyataannya

13 November 2019 22:30 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi Dok. Kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi, mengaku jengkel karena khotbah Jumatnya dianggap tidak sah. Fachrul mengatakan bahwa khotbahnya dipotong-potong.

"Kamu bilang, beritanya dibalik-balik, loh itulah medsos. Tadi kan saya sudah bilang bahwa medsos itu. Saya yang paling jengkel pada saat saya jadi khotib di Istiqlal saya punya khotbah dipotong-potong sehingga 'wah nggak sah itu khotbahnya menteri agama tidak mengucap hamdalah, tidak mengucap sholawat, tidak mengajarkan iman dan takwa," kata Fachrul dalam 'Dialog Deradikalisasi dan Peluncuran Aplikasi' oleh Kajian Terorisme Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI) di Gedung IASTH UI, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Setelah ceramahnya menjadi kontroversi, ia lalu memerintahkan jajarannya untuk menyebarkan rekaman ketika Fachrul menyampaikan khotbah.


Soal Kontroversi Khotbah Jumat Menag, Maruf: Itu Nanti Urusan Fatwa Lah

"Saya tegur teman-teman di Kementerian Agama terlambat untuk menyebarkan rekaman yang sesungguhnya. Tapi nggak apa-apa malah dengan itu kita tahu, oh gitu," ujar Fachrul.

Awalnya, Fachrul tidak ingin menanggapi polemik tersebut. Namun, pada akhrinya informasi semakin tersebar.

"Saya Jumat yang lalu jadi khotib di (Masjid) Istiqlal. Disebarkanlah khotbah saya itu dipotong-potong. Ada yang mengatakan nggak ada hamdalahnya, nggak ada selawatnya, tahu-tahu isinya, kemudian nggak ada penutupnya, nggak ada ibadahlahnya, dan sebagainya," kata Menag Fachrul Razi di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Kemenag Rombak Buku Pelajaran Agama, Fachrul Razi: Mana Materi yang Perlu Dihapus, Mana yang Tidak

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata