logo


Pascabom Medan, Ma'ruf Amin: Tidak Boleh Suuzan tapi Saat Ini Perlu Juga Kecurigaan-kecurigaan

Simak berita selengkapnya

13 November 2019 21:41 WIB

KH Ma\'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin Ist

BOGOR, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta masyarakat untuk waspada dengan adanya peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

"Saya kira kita harus lebih waspada menghadapi apa saja. Ya memang kita tidak boleh suuzan tapi saat ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan itu ya. Karena ternyata juga yang pembawa bom bunuh diri itu juga menggunakan atribut ojol jadi emang harus waspada harus hadapi itu, masyarakat harus waspada lebih hati-hati," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di SICC, Bogor, Rabu (13/11).

Menurutnya, kewaspadaan harus melibatkan semua instrumen masyarakat, sehingga lingkungan sekitar bisa termonitor.


Bom di Medan Jadi Bukti Radikalisme di Indonesia Belum Tuntas

"Sehingga kemungkinan (ada teror) kalau bisa dicegah, bisa dideteksi lebih dini. Kewaspadaan itu yang utama," tutur Ma'ruf.

Seperti diketahui, pelaku bom bunuh di Mapolrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution meninggal dunia. Selain itu, enam orang lainnya luka, empat orang diantaranya adalah anggota polisi.

Pelaku mengenakan atribut ojek online dan mengaku ingin mengurus SKCK. Dia sempat digeledah polisi sebelum masuk. Ketika pelaku membuka jaket dan tas ranselnya, polisi tidak menemukan benda mencurigakan.

Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri dari sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku.

Bom Bunuh Diri di Medan, Mahfud: Yang Satu Bombernya Lari

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata