logo


Laju Pemerintah Terhambat, Mahfud MD Sebut Adanya Lembaga Hukum yang Korup, "Presiden Tahu Letaknya"

Simak berita selengkapnya

13 November 2019 18:53 WIB

Jokowi Perkenalkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, di Istana Negara, Rabu (23/10).
Jokowi Perkenalkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, di Istana Negara, Rabu (23/10). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Polhukam Mahfud Md menyebut adanya hambatan kemajuan perekonomian Indonesia lantaran terdapat perilaku koruptif di antara petugas hukum.

"Hambatan-hambatan terhadap laju pemerintah itu dihambat lembaga penegak hukum yang tidak profesional dan korup. Presiden tahu di mana letaknya. Letaknya di aparat penegak hukum," kata Mahfud dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center, Jawa Barat pada Rabu (13/10).

Mahfud mengatakan, banyak putusan hukum yang tidak bisa dieksekusi oleh aparat. Padahal, menurut dia, keputusan itu sudah berkekuatan hukum tetap.


Terkait Bom Bunuh Diri di Medan, Mahfud MD Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Menyudutkan Pemerintah

"Banyak (kasus) yang sudah inkrah, putusan sudah inkrah, katanya gak bisa dieksekusi karena ini," ujarnya.

Terkait perilaku korup aparat, Mahfud Md mengaku telah berdiskusi dengan Kapolri dan Jaksa Agung yang baru. Dia juga mengharapkan langkah ini dapat membantu memajukan ekonomi dan pemerintahan Indonesia.

"Sehingga hukum itu tidak terkesan orang kalau punya masalah hukum takut. Misalkan benar jadi malah salah, ini tak sebentar memang tapi kalau punya tekad bisa," tukasnya.

Soal Pengawasan Anggaran Daerah, Jokowi: Gubernur Nggak Mungkin Kontrol Segitu Banyak

Halaman: