logo


Soal Pengawasan Anggaran Daerah, Jokowi: Gubernur Nggak Mungkin Kontrol Segitu Banyak

Simak berita selengkapnya

13 November 2019 18:22 WIB

Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019
Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019 Antara

BOGOR, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan agar pengawasan anggaran tidak hanya dilakukan oleh pemimpin daerah. Hal itu disampaikan di hadapan seluruh gubernur se-Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Rakornas Forkompida).

"Yang namanya orang, pekerjaan itu banyak sekali. Saya berikan contoh di DKI. Yang namanya mata anggaran itu 57 ribu. Kalau ada yang keliru, satu-dua-tiga segera cepat diingatkan," kata Jokowi di Sentul Interrnational Convention Center (SICC), Bogor, Rabu (13/11).

Lebih lanjut, Presiden Jokowi meminta keterlibatan aparat penegak hukum maupun publik dalam mengawasi pembahasan anggaran di daerah.


Penguatan Promosi di Kancah Internasional, Jokowi: Kalau Pameran yang Gede Sekalian

"Nggak mungkin kontrol segitu banyak. Nggak mungkin seorang gubernur, bupati, wali kota. Diingatkan awal-awal sebelum dia bekerja melaksanakan program itu," tuturnya.

Jokowi menyampaikan kepada aparat hukum agar melaksanakan tugasnya dengan hati-hati jika menemukan kejanggalan dalam anggaran daerah karena hal itu belum tentu termasuk tindak pidana.

Presiden Jokowi: Banyak Polisi Jaksa Peras Pengusaha, Saya Minta Dipecat

Halaman: