logo


Bukan Bercadar, Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri Menggunakan Jaket Ojek Online

Simak berita selengkapnya

13 November 2019 16:21 WIB

tribunnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berita mengejutkan datang dari Medan, dimana Rabu pagi, Polrestabes Medan "disusupi" pelaku bom bunuh diri.

Muncul fakta baru dari pelaku bom tersebut, dimana pelaku tidak seperti ciri-ciri orang yang biasa diwaspadai untuk melakukan tindakan terorisme.

Berkaca dari peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya sebelumnya, pelaku menggunakan pakaian hijab dan membawa anak kecil. Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan kejadian bom Rabu pagi (13/11/19).


Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Presiden Perintah Penanganan Secara Cepat

Pada potongan cctv yang diunggah akun instagram @warungjurnalis, terduga pelaku bom bunuh diri menggunakan atribut ojek online.

Lalu, masihkan relevan jika pernyataan Mentri Agama melarang penggunaan cadar untuk alasan keamanan? Memang rencana larangan itu hanya sebatas di instansi pemerintahan, tapi stigma negatif tentang penggunaan niqab atau cadar ini seperti disematkan pada kaum tersebut.

"Kita tidak melarang niqab, tapi melarang untuk masuk instansi pemerintah demi alasan keamanan. Apalagi kejadian Pak Wiranto yang lalu," ucap Fachrul Razi beberapa waktu lalu.

Dari teror di Polrestabes Medan ini, kita tidak bisa memandang seorang akan melakukan tindakan teror, separatis, atau kejahatan jika hanya memandang dari pakaiannya saja.

Sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi tentang video yang beredar.

Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan, Jusuf Kalla: "Ini Merupakan Kezaliman..."

Halaman: