logo


Tiket Hammersonic Ludes dalam Waktu 5 Menit, Slipknot Biang Keroknya

berikut penjelasannya

13 November 2019 08:44 WIB

the independent

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Band beraliran Nu Metal asal Amerika Serikat (AS), Slipknot diklaim menjadi kambing hitam dibalik ludesnya tiket festival musik yang digelar tahunan, Hammersonic. Event yang dijadwalkan akan digelar di Jakarta pada 27-28 Maret 2020 ini merupakan festival musik cadas atau rock. Tiket early bird seharga Rp 750 ribu yang disediakan oleh panitia ludes terjual pada Senin (11/11) hanya dalam waktu lima menit.

"Terima kasih Hammerhead, tiket early bird habis terjual dalam lima menit," demikian unggahan di akun resmi Hammersonic, di Instagram, Senin malam.

Selama penyelenggaraan Hammersonic, baru kali ini tiket yang dijual secara online bisa habis, apalagi dalam waktu yang sangat singkat. Terlebih, untuk pengisi acaranya, hingga saat ini baru Slipknot yang sudah mengkonfirmasi tampil pada gelaran tersebut.


Wapress Solo, Garap Album Kompilasi Karya Karya Musisi Lokal

Sebelumnya, Hammersonic secara resmi mengumumkan Slipknot sebagai band utama tahun depan pada Rabu (6/11) malam melalui akun-akun resmi media sosialnya. Di hari yang sama, akun resmi Slipknot juga memastikan kehadiran mereka di Hammersonic dengan mencantumkan daftar tur untuk Asia Tenggara dan Jepang.

Tur ini dilakukan Slipknot dalam rangka promosi album terbaru mereka, We Are Not Your Kind (WANYK) yang merupakan album studio keenam Slipknot yang dirilis pada Agustus 2019. Album WANYK ini merupakan album pertama yang mereka produksi tanpa kehadiran perkusionis, Chris Fehn dan yang kedua tanpa drumer, Joey Jordison, dan pemain bass mereka, Paul Gray.

Tiket Hammersonic 2020 tercatat mengalami kenaikan hingga dua kali lipat lebih dari harga tiket festival tersebut sebelumnya. Jika harga tiket Hammersonic biasanya dijual dengan kisaran Rp 500 ribu, pada festival tahun depan, penonton harus rela membayar hingga Rp 1.200.000 saat membeli tiket on the spot pada 27 Maret atau tepat di hari Slipknot tampil.

 

Synchronize Fest 2019, Ajang 'Come Back' Killing Me Inside Menyapa Penggemar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia