logo


Soal Salam Semua Agama, Said Aqil: Iman di Hati Kan, Bukan di Mulut

Simak berita selengkapnya

12 November 2019 19:27 WIB

Said Aqil Siroj
Said Aqil Siroj Nu.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, mengaku tidak mempersoalkan imbauan MUI Jawa Timur yang tidak menggunakan salam semua agama dalam sambutan resmi.

"Sah-sah saja. Tidak berpengaruh yang penting hati kan, iman di hati kan, bukan di mulut," kata Said di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

Said kemudian menjelaskan kalimat salam dalam agama Islam.


Terkait Pengucapan Salam Pembuka Semua Agama, Ini Kata MUI

"Gini, kalau As-Salamu itu kita niatkan salah satu nama Allah, kan As-Salam, itu nggak boleh. Tapi kalau assalamu bahasa Arab yang artinya selamat, boleh. Selamat pagi, bahasa Indonesia. Kalau bahasa Arab-nya salam, selamat. Itu kan bahasa Arab itu. Tapi kalau As-Salam itu salah satu nama Allah, Asmaul Husna, nggak boleh orang nonmuslim hanya orang Islam saja yang boleh, As-Salam itu nama Allah. Tapi kalau salam dalam arti ucapan selamat bahasa Arab selamat pagi boleh," paparnya.

"Iya itu tadi. Assalamualaikum, itu niatnya ya membahasaarabkan selamat pagi, selamat sejahtera, salam damai, dibahasaarabkan jadi 'assalamualaikum' bahasa Arab-nya," tutur Said.

Kontroversi Pengucapan Salam, Alissa Wahid: Saya Ikut Gus Dur

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata