logo


Wow! Jabatan Eselon Dikurangi Namun Jabatan Lain di Kabinet Ditambah

Simak berita selengkapnya

12 November 2019 09:49 WIB

Presiden Joko Widodo- Wapres Ma\'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju
Presiden Joko Widodo- Wapres Ma'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah berencana mengurangi jumlah pejabat eselon agar kinerja pemerintah bisa lebih efektif. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Jokowi usai pelantikan presiden, di Gedung DPR/MPR, Minggu (20/10/2019).

"Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," jelas Jokowi seusai pelantikan presiden.

Disaat Presiden Jokowi menginginkan pengurangan jumlah eselon, namun di sisi lain pemerintah justru menambah jumlah pejabat lain di lingkungan Kabinet Indonesia Maju.


Tekan Angka Defisit, Pemerintah Tingkatkan Ekspor dan Kembangkan Pariwisata

Pemerintah menambahkan posisi Wakil Panglima TNI. Dimana sebelumnya posisi Wakil Panglima TNI sudah dihapuskan pada saat pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur). Wakil Panglima TNI terakhir dijabat Fachrur Razi yang kemudian dicopot pada masa Gus Dur.

Pemerintah juga menambah wakil kepala staf kepresidenan yang nantinya akan mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Sebelumnya Moeldoko hanya didampingi lima deputi saja.

"Mungkin ada pertimbangan beban kerja. Nanti wakil staf lebih ke delivery unit. Kastaf lebih ke policy-nya(kebijakan). Akan kita bagi seperti itu," kata Moeldoko.

Jokowi Belum Terbitkan Perppu KPK, Mahfud MD: Tunggu Putusan MK dulu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati