logo


Pengakuan Rizieq Shihab Ingin Pulang Hadiri Reuni 212

Simak berita selengkapnya

11 November 2019 17:00 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyatakan diriny sedang dicekal oleh Pemerintah Indonesia sehingga belum bisa pulang ke Indonesia. Hal tersebut terlihat dalam siaran video di akun Youtube Front TV, Jumat (8/11/2019).

Dalam siaran videonya Rizieq Shihab mengaku ingin pulang ke Indonesia untuk menghadiri acara reuni 212 pada bulan Desember mendatang.

“Saya akan ikut Insyaallah pada acara 212 yang akan datang. Apabila cekal ini masih belum juga dicabut oleh pemerintah Saudi karena alasan keamanan tetap saja reuni 212 harus digelar dan diadakan. Ada saya atau tidak ada saya, saya hadir atau tidak hadir, reuni ini harus tetap digelar,” katanya.


Prabowo Tidak Diundang Reuni PA 212, Netizen: Gak Ada Waktu

Rizieq Shihab mejelaskan acara tersebut sangat penting dan harus dilakukan untuk menjaga persatuan dan semangat juang bangsa Indonesia. “Kenapa (Acara Reuni 212)? Untuk dibangkitkan kembali persaudaraan dan persatuan kita sekaligus semangat juang untuk membela bangsa, agama, dan negara,” tambahnya.

Rizeq pun mengaku bahwa sebenarnya sudah ingin pulang ke Indonesia tapi masih dicekal oleh pemerintah Indonesia. “Sebetulnya saya ingin pulang, saya ingin kembali ke Indonesia. Tetapi karena cekal tidak dicabut, saya tidak bisa kembali ke Indonesia. Nah karena itu saya dan kawan2 terus berusaha selama satu tahun setengah ini, memberikan pengertian, membujuk pemerintah Saudi agar mereka bisa mencabut cekalnya,” kata Imam Besar FPI.

Mahfud MD Siap Pelajari Kasus Pencekalan Habib Rizieq

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati